Berita

Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus/Net

Politik

Guspardi Gaus Ungkap Usulan Polri di Bawah Mendagri Pernah Dibunyikan Menhan sebelum Prabowo

SELASA, 04 JANUARI 2022 | 13:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ide penempatan Polri di bawah Kemendagri yang disampaikan Lemhannas sejatinya sudah pernah disampaikan pemerintah sebelumnya.

Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus mengatakan, usulan Polri di bawah kementerian juga pernah disampaikan Menteri Pertahanan era Ryamizard Ryacudu.

"Berdasarkan sejarah Republik Indonesia, kepolisian juga pernah berada dalam Kementerian Dalam Negeri yang ketika itu masih bernama Departemen Dalam Negeri (Depdagri)," kata Guspardi kepada wartawan, Selasa (4/1).


Guspardi menilai, usulan Gubernur Lemhannas, Letjen Agus Widjojo merupakan sebuah pemikiran sehingga perlu dikaji secara komprehensif.

Pemerintah perlu membahas secara mendalam, baik dari aspek positif maupun negatif tentang pemindahan Polri yang semula di bawah kepemimpinan presiden menjadi di bawah Kemendagri.

"Jadi, harus dilakukan secara objektif, rasional, tidak ada kepentingan politik dan tidak pula ada unsur-unsur like and dislike. Memang betul-betul ini dimaksudkan asas profesionalitas,” ucap politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Lebih lanjut, usulan tersebut perlu dibahas bersama para ilmuwan, para pakar untuk melakukan kajian mendalam tentang azas manfaat dan mudharatnya.

Bagaimanapun, kata dia, Polri mempunyai posisi strategis dan harus tetap menjaga independensi sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum untuk menjaga keamanan dan ketertiban yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Kalau seandainya membentuk kementerian khusus membawahi kepolisian, kenapa enggak seperti sekarang ini saja (di bawah presiden)?” tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya