Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Muhammad Farhan/Ist

Politik

Kasus Heli AW 101 Dihentikan, Komisi I DPR: Negara Rugi Rp 224 Miliar Loh, Siapa yang Tanggung Jawab?

SENIN, 03 JANUARI 2022 | 12:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tidak ada alasan bagi aparat hukum untuk menghentikan kasus dugaan korupsi pengadaan Heli AW 101. Apalagi, kasus hasi investigasi pada 2017 lalu diduga merugikan negara hingga Rp 224 miliar.

“Enggak boleh dong (dihentikan) karena ada kerugian Rp 225 miliar loh,” tegas anggota Komisi I DPR RI, Muhammad Farhan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (3/1).

Ia menambahkan, perlu ada ketegasan dari KPK dan TNI untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi tersebut secara transparan dan gamblang kepada masyarakat.


"Dibutuhkan komitmen kuat dari semua elemen, baik itu KPK maupun TNI untuk betul-betul mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi di kasus tersebut,” katanya.

Yang dipelajari Farhan dari kasus ini, pengadaan heli AW 101 tersebut telah mendahului keputusan dari panglima tertinggi, yakni Presiden Joko Widodo. Pasalnya, kata dia, Presiden Jokowi tidak sepakat dengan adanya pengadaan heli tersebut yang dianggap terlalu mahal.

"Pertanyaannya sekarang, siapa yang  bertanggung jawab atas kerugian tersebut? Itulah tugas mereka (aparat hukum), bukan tugas kita," tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya