Berita

Ketua KPK Firli Bahuri/Net

Hukum

KPK Telah Menemukan Metode Efektif dalam Upaya Pemberantasan Korupsi

SABTU, 01 JANUARI 2022 | 02:01 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyampaikan bahwa saat ini KPK bersama seluruh elemen dan eksponen bangsa telah menemukan metode atau jalan terbaik yang efektif dalam upaya melakukan pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Metode atau jalan terbaik yang efektif, tepat, cepat, terukur dan efisien, dengan hasil maksimal bagi bangsa, negara dan rakyat Indonesia,” kata Firli dalam catatan akhir tahun, Jumat (31/12).

Metode tersebut, dikatakan Firli sesuai dengan padangan pemerintah, yakni melalui pendidikan antikorupsi dengan metode pencegahan yang dimulai dari edukasi yang dijadikan striker atau penyerang dalam memberantas korupsi.


“Selain pendekatan penindakan yang sebelumnnya dikedepankan KPK,” tandas Firli.

Firli mengurai, pendidikan antikorupsi merupakan upaya dan langkah fundamental dalam kerangka besar pemberantasan korupsi.

Disisi lain, Firli mengatakan bahwa KPK terus berbenah sesuai dengan arahan Presiden Jokowi, dengan selalu membuat terobosan baru yang sejalan dengan situasi dan kondisi negara saat ini.

“Yakni agar penanganan korupsi tidak lagi menimbulkan kegaduhan yang dapat menganggu ekosistem sosial ekonomi bangsa dan negara,” beber Firli.

Menurut Firli, dengan cara fundamental dan upaya-upaya yang mendasar serta komperhensif maka bisa dipastikan gol pemberantasan korupsi akan langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat , bangsa dan negara.

“Pendekatan asset recovery, penerimaan negara bukan pajak serta memitigasi perilaku korupsi adalah hal utama lainnya yang juga kami lalukan untuk menangani korupsi di negeri ini,” ungkap Firli.

Disamping, lanjut dia, sinergitas lembaga penegak hukum, mengejar koruptor, menerapkan pendakwaan pencucian uang melalui undang-undang tindak pidana pencucian uang serta membuka luas kerjasama dengan negara lain serta pengejaran aset koruptor terus dilakukan oleh KPK.


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya