Berita

Anggota DPR Komisi VI Eko Hendro Purnomo/Net

Politik

Eko Patrio: BUMN Memberi Dobel Manfaat untuk Rakyat

RABU, 29 DESEMBER 2021 | 14:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberi dobel manfaat untuk masyarakat Indonesia. Selain menjadi perusahaan yang berperan untuk mendorong kesejahteraan masyarakat, di dalam BUMN juga ada CSR yang diperuntukan untuk masyarakat.

Begitu jelas Anggota DPR Komisi VI Eko Hendro Purnomo kepada wartawan, Rabu (29/12). Pernyataan serupa pernah dia sampaikan saat “Sosialisasi Peran Penting CSR BUMN” ke masyarakat Jakarta pada akhir pekan lalu, Sabu (25/12).

Eko Patrio, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa Menteri BUMN Erick Thohir telah membatasi CSR BUMN ini agar fokus pada tiga bidang saja, yakni pendidikan, lingkungan dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).


“Seluruh CSR BUMN diarahkan ke tiga bidang itu. BUMN juga dituntut agar CSR bisa efektif dan efisien untuk membantu masyarakat luas,” urainya.

Sekretaris Fraksi Partai PAN ini menjabarkan, pendidikan menjadi bidang yang juga perlu diperhatikan karena generasi muda saat ini akan menghadapi disrupsi digitalisasi.

Akibat disrupsi, lapangan pekerjaan bisa saja nantinya digantikan oleh robot dan sistem kecerdasan buatan atau AI.

“Nah, kita butuh sebetulnya bagaimana CSR ini dapat digunakan untuk meningkatkan kapasitas pendidikan generasi muda kita,” sambungnya.

Salah satunya beasiswa Pertamina. Di mana Pertamina memberi beasiswa kepada mereka yang kurang mampu untuk berkuliah di Universitas Pertamina.

Menteri Erick, lanjutnya, juga beberapa waktu lalu memberikan 2.651 anak-anak TNI dan Polri mendapatkan dana pendidikan BUMN. Ini yang terlibat ada 33 BUMN.

“BUMN juga memberikan perhatian kepada UMKM melalui CSR-nya. PLN misalnya punya Rumah UMKM untuk mengembangkan UMKM. Ada sebanyak 29 Rumah UMKM yang mengelola 8 ribu UMKM yang fokusnya di ultra-mikro. Rumah UMKM ini nggak hanya PLN saja tetapi juga dikembangkan,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya