Berita

Ilustrasi petugas SPBU/Net

Politik

Penjelasan Said Didu Soal Posisi BBM Tanah Air

RABU, 29 DESEMBER 2021 | 07:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah tengah tengah menggodok roadmap penghapusan jenis BBM Premium dan Pertalite mulai 2022.

Pemerintah ingin penggunaan kedua jenis BBM tersebut ditransisi ke penggunaan jenis BBM yang lebih ramah lingkungan atau memiliki nilai oktan (Research Octane Number) di atas 91.

Menanggapi wacana ini, mantan Sekretaris Kementerian BUMN, M. Said Didu mengurai tentang posisi BBM di tanah air.


“Pertama adalah Premium, (memiliki) RON 88, impor, dan khusus untuk BBM subsidi,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Selasa (28/12).

Sementara Pertalite memiliki RON 90. BBM jenis ini, sambungnya, merupakan produksi Pertamina yang bertujuan awal untuk menarik konsumen BBM subsidi pindah ke BBM non-subsidi. Pertalite menjadi tempat transisi masyarakat dari Premium ke BBM yang non-subsidi.

“Ketiga Pertamax, Ron 92, sebagian besar impor, harga sesuai harga pasar,” urainya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya