Berita

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir/Net

Politik

Refleksi 2 Tahun Pandemi, Ketum Muhammadiyah: Gotong Royong Jangan Cuma Jadi Pekik Pidato Para Elite!

SELASA, 28 DESEMBER 2021 | 16:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Modal sosial besar yang dimiliki bangsa Indonesia sedianya dioptimalkan dengan sungguh-sungguh penuh optimisme.

Bukan justru sebaliknya, modal sosial yang hebat seperti gotong-royong menghadapi kondisi pandemi Covid-19, hanya dijadikan lip service belaka.

Demikian disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dalam acara Refleksi 2 Tahun Pandemi MCC PP Muhammadiyah yang digelar virtual, Selasa (28/12).


"Isu gotong royong jangan terus menjadi pekik pidato para elite, tapi harus menjadi proses transformasi sosial yang harus kita tanamkan," katanya.

Haedar menegaskan, sejatinya ujian persaudaraan dan ujian kebersamaan itu justru di saat datang di saat-saat genting seperti pandemi Covid-19. Gotong royong diharapkan menjadi spirit yang benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Nah, kita baru tangguh jika kita memang mampu menghadirkan modal sosial ini," tegasnya.

Sehingga, kata Haedar, bangsa Indonesia akan selalu tangguh dan siap menghadapi guncangan apapun. Termasuk pandemi Covid-19 jika gotong royong betul-betul dikapitalisasi untuk menjadi modal sosial agar menjadi sistem yang kolektif.

"Kalau kita tidak mengkapitalisasi modal sosial ini menjadi sistem kolektif yang juga harus kita revitalisasi," demikian Haedar.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya