Berita

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily/Net

Politik

Bagi Golkar, Simulasi Capres PPI Belum Cermin Realitas Objektif Hari Ini

SELASA, 28 DESEMBER 2021 | 13:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Golkar tidak terlalu memikirkan simulasi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden dalam survei Politika Research and Consulting dan Parameter Politik Indonesia.

Pada simulasi itu, Ketua Umum Partai Golkar disimulasikan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan catatan elektabilitas 26,9 persen. Sementara, ketika Airlangga dipasangkan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar hanya mendapat elektabilitas 3,8 persen.

"Itu kan belum mencerminkan realitas objektif yang kita hadapi di saat ini," ujar Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily saat dihubungi, Selasa (28/12).


Dikatakan Ace, soal pasangan calon tidak bisa dilandaskan pada figur-figur saja. Tetapi, juga soal partai politik yang harus membentuk koalisi untuk dapat mengusung pasangan calon nantinya.

"Konfigurasi tentang pasangan capres itu kan juga harus berlandaskan kepada realitas objektif partai politik pendukung, nah saat ini kita kan masih belum membahas soal koalisi-koalisi itu," terangnya.

Ace menegaskan, pada saat ini posisi Partai Golkar hanya melaksanakan keputusan Musyawarah Nasional (Munas) yang memerintahkan mempersiapkan Airlangga Hartarto sebagai calon presiden tanpa terpengaruh dari eksternal termasuk hasil survei.

"Kita sangat tidak terpengaruh dengan landscape yang dibuat oleh lembaga-lembaga survei tersebut," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya