Berita

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melkiades Laka Lena/Net

Politik

Omicron Sudah 46 Kasus, Testing dan Tracing Harus Lebih Masif

SELASA, 28 DESEMBER 2021 | 11:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Laporan kasus varian Omicron yang sudah mencapai 46 kasus harus menjadi perhatian serius pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan. <    i>Testing dan tracing yang lebih massif perlu digalakkan.

Dikatakan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melkiades Laka Lena, angka tersebut memang terlihat tidak terlalu banyak. Tetapi, jika terlambat ditangani bisa jadi akan terus melonjak.

"Dengan data kasus omicron yang 46 kasus omicron yang terjadi ini, kami meminta pemerintah untuk secara lebih masif melakukan testing dan tracing di seluruh tanah air," ujar Melki kepada wartawan, Selasa (28/12).


Pelacakan itu, kata Melki, harus dilakukan di pintu masuk internasional di Indonesia. Hal ini, mengingat penyebaran varian Omicron sudah terjadi di beberapa negara lain.

"Terutama di pintu kedatangan internasional dan mulai mempersiapkan berbagai kemungkinan penanganan, persiapan obat-obatan, sumber daya di rumah sakit yang menangani Covid-19," terangnya.

Lanjut legislator Partai Golkar ini, temuan 49 kasus konfirmasi varian Omicron adalah pengingat bahwa pandemi masih berlanjut dan pemerintah tidak boleh abai tanpa persiapan pada segala kemungkinan yang akan terjadi.

"Ini semacam wake up call untuk segera bersiap-siap, mempersiapkan jalur dan jaringan kekuatan kita seperti menangani delta kemaren," katanya.

"Sehingga bisa mencegah dan menangani Omicron apabila kondisinya juga makin hari makin tinggi penyebarannya," demikian Melki.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya