Berita

(kiri-kanan) Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo; dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/Net

Politik

PKB: Ganjar, Anies, dan RK Mau Pensiun, Momentum Politiknya akan Hilang

SELASA, 28 DESEMBER 2021 | 09:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejauh ini belum ada kandidat calon presiden dan calon wakil presiden potensial yang muncul dalam beberapa lembaga survei. Sebab, dari sekian banyak nama, belum ada yang memiliki elektoral melebihi 30 persen.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid.

Melihat hasil survei beberapa lembaga, Jazilul berpandangan sudah saatnya partai politik mengambil momentum untuk meneruskan estafet kepemimpinan nasional.


”Politik itu momentum. Saya melihat tokoh-tokoh yang muncul di survei belum sampai pada momentumnya. Pak Ganjar, Pak Anies, Pak RK, misalnya, sebentar lagi pensiun, momentum politiknya akan hilang seiring waktu,” ujar Gus Jazil lewat keterangan tertulisnya, Selasa (28/12).

Dikatakan Gus Jazil, belum adanya tokoh yang dominan di survei harus disikapi dengan melihat momentum. Sebab, di politik itu setiap momentum ada pemimpinnya, dan setiap pemimpin ada momentumnya.

”Nah, di sini menurut saya PKB harus ciptakan momentum. 2024 ini jadwal pemilu belum diputuskan. Artinya belum tentu pemilu digelar 2024. Artinya masih panjang momentumnya,” urainya.

Dikatakan Gus Jazil, belajar dari berbagai survei, jika angka elektoral calon masih di bawah 30 persen maka belum ada jaminan tokoh tersebut bisa menjadi presiden.

”Artinya, angka yang diperoleh Pak Ganjar, Pak Prabowo, Gus Muhaimin, sama saja, belum ada jaminan untuk menang,” tandasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya