Berita

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh/Net

Politik

Nasdem Belum Ambil Sikap untuk Pilpres 2024, Meski Kang Emil Berpotensi Digaet Partai Lain

SENIN, 27 DESEMBER 2021 | 18:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Usung-mengusung calon presiden (capres) untuk Pilpres 2024 masih dirahasiakan partai politik (parpol), termasuk salah satunya partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Belakangan, Nasdem dikabarkan bakal mengusung salah satu tokoh kepala daerah yang pernah diusungnya dalam perhelatan Pilkada 2018, ialah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK), dalam survei Parameter Politik Indonesia (PPI), dinilai sebagai figur fleksibel, karena bisa diterima semua poros parpol koalisi pada Pilpres 2024 nanti.


Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Nasdem Ahmad Ali mengatakan bahwa pihaknya hingga kini belum memutuskan bakal mendukung figur tertentu untuk kontestasi Pilpres 2024, tak terkecuali sosok yang kerap disapa Kang Emil itu.

"Nasdem sampai hari ini belum memutuskan untuk meminang siapa-siapa," kata Ahmad Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Senin (27/12).

Namun demikian, Ahmad Ali menyatakan bahwa Partai Nasdem memiliki sejarah yang panjang dengan orang nomor satu di Jawa Barat itu. Terutama pada momen Pilkada Jawa Barat, kala itu Nasdem yang membentuk poros koalisi hingga mengantarkan Ridwan Kamil memimpin bumi pasundan.

"Nasdem secara kepartaian sangat mengenal Pak Ridwan Kamil, kami punya cerita panjang sebagai institusi kepartaian ketika Pilkada Jawa Barat," katanya.

"Nasdem salah satu partai yang membentuk poros koalisi pendukung beliau (Ridwan Kamil)," demikian Ahmad Ali.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya