Berita

Kebersamaan Ketum Umum PBNU terpilih KH Yahya Cholil Staquf dengan KH Said Aqil Siroj yang sudah menjabat dua periode Ketum PBNU, di acara Muktamar NU ke-34 di Lampung, Jumat (24/12)/RMOL

Politik

Gus Yahya dan Said Aqil Tunjukkan Tauladan Politik Saling Memuliakan

SABTU, 25 DESEMBER 2021 | 19:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Politik saling memuliakan yang tersaji dalam Sidang Pleno V Muktamar Nahdlatul Ulama untuk memilih ketua umum PBNU harus menjadi tauladan politik nasional.

Pada Sidang Pleno V itu, KH Yahya Cholil Staquf terpilih menjadi ketua umum PBNU setelah mengalahkan petahana KH Said Aqil Siroj.

Dikatakan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno, baik diantara Gus Yahya dan Said Aqil memberikan pesan yang sama bahwa politik harus saling memuliakan.


"Kemarin Gus Yahya dan Kiai Said menegaskan bahwa itu politik yang penuh persabatan dan saling memuliakan, ini yang jarang kita lihat selama ini," ujar Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (25/12).

Adi memandang, Gus Yahya dan Said Aqil mampu membuktikan bahwa sekeras apapun pandangan dan perbedaan akan berakhir ketika sudah kelihatan siapa yang menang.

"Itu yang terlihat kemarin kan, ketika Kiai Said kalah menyampaikan sambutan, beliau menyampaikan perasaannya biasa-biasa saja dan akan tetap total membangun NU," ujarnya.

"begitu pun Gus Yahya juga menyampaikan pujian, itu menurut saya harus menjadi suri tauladan para politisi di negara ini," sambunganya.

Pesan utama dari keduanya, lanjut Adi, adalah bagaimana berpolitik tidak membutakan adab atau etika untuk saling menghormati.

"Jangan karena urusan politik gengsi membutakan segala-galanya," pungkasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya