Berita

Presiden Sriwijaya FC Hendri Zainuddin (tengah) berbincang santai di sela-sela memantau pertandingan Sumsel Super League di lapangan panahan JSC, Jumat (24/12)/RMOLSumsel

Sepak Bola

Gagal ke Liga 1, Skuat Sriwijaya FC 2021 Langsung Bubar Jalan

SABTU, 25 DESEMBER 2021 | 01:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kegagalan Sriwijaya FC menembus Liga 1 langsung diikuti dengan pembubaran tim. Tanpa ada acara perpisahan atau pelepasan, Nur Iskandar dkk bubar jalan usai melakoni laga terakhir babak 8 Besar kontra RANS Cilegon FC.

“Kita sudah saksikan bersama-sama bagaimana proses Sriwijaya FC harus terhenti di babak 8 Besar Liga 2 2021. Kita terhenti oleh klub-klub yang memang besar. Pencapaian sejauh ini juga sudah menjadi kebanggaan kita. Sebab langkah menuju ke semifinal itu kita hanya kalah satu kali, menang satu kali, dan satu kali seri. Tapi lawan lebih bagus lagi perolehan poinnya,” ujar Presiden Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin (HZ), kepada Kantor Berita RMOLSumsel, Jumat (24/12).

HZ menegaskan, kegagalan Sriwijaya menembus semifinal yang membuat target promosi ke Liga 1 batal terwujud musim ini tentu akan menjadi evaluasi di manajemen.


“Kita semua tahu kelemahan-kelemahan yang ada di skuat musim ini dan akan kita perbaiki di musim 2022 agar ke depan lebih baik lagi,” ucap Ketua Umum KONI Sumsel ini.

HZ menerangkan, Rabu malam (22/12), manajer sudah mengajak seluruh pemain, pelatih, dan ofisial untuk berdiskusi mengenai langkah setelah tersingkir dari babak 8 Besar.

“Kesimpulannya tim tidak akan berkumpul di Palembang lagi. Sebab pemain dan pelatih sudah dua sampai tiga bulan terakhir tidak pulang ke rumahnya masing-masing," jelasnya.

"Selain itu kalaupun tim berkumpul di Palembang paling acaranya pelepasan baik dengan pengurus atau suporter. Tentu hal itu membutuhkan anggaran juga. Kalau tim harus ke Palembang paling tidak dibutuhkan dana sekitar Rp 100 juta lagi. Belum lagi ditambah ongkos kepulangan pemain ke masing-masing daerah yang memakan ongkos lagi,” beber HZ.

Itulah yang menjadi alasan kenapa skuat Sriwijaya FC langsung bubar jalan usai melakoni terakhir babak 8 Besar di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi.

“Tapi kalau dilepas dari Jakarta kan enak. Kayak Suandi, Hari Habrian kan domisilinya di Tangerang jadi enggak perlu tiket pesawat lagi. Itu menjadi pertimbangan kita untuk melepas pemain di Bekasi usai pertandingan terakhir kemarin,” imbuhnya.

Menurut HZ, sebelum melepas tim tentu sudah disepakati bersama perpisahan tersebut dengan baik-baik. Subtansinya adalah perjuangan selama ini bersama-sama untuk saling mengikhlaskan jika ada salah perbuatan dan lain-lain.

“Jika masih ada (kewajiban) yang belum diselesaikan manajemen tentu akan diselesaikan. Tinggal waktu yang akan kita bicarakan. Semua sudah selesai. Datang baik-baik, berpisah juga baik-baik. Jadi intinya tim 2021 sudah dibubarkan,” tutup HZ.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya