Berita

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Nasdem, Eva Yuliana/Net

Politik

Jelang Nataru, Nasdem Ajak Masyarakat dan Aparat Kolaborasi Hadapi Potensi Teror

JUMAT, 24 DESEMBER 2021 | 19:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Nasdem, Eva Yuliana meminta aparat penegak hukum mengantisipasi ancaman dan potensi teror selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Ia pun mengapresiasi langkah pencegahan Korps Bhayangkara yang melakukan penangkapan tiga terduga teroris di Jawa Tengah.

"Capaian ini tidak boleh membuat seluruh pihak khususnya kepolisian berpuas diri tapi harus tetap mawas akan potensi teror selama Nataru," tegas Eva, Jumat (24/12).


Eva mengatakan, masyarakat berhak merasakan keamanan selama Nataru. Untuk itu negara dengan segala kewenangan dan alat yang dimiliki harus mengantisipasi gangguan teror.

Masyarakat, lanjut Eva, juga perlu diingatkan oleh negara supaya menjaga kondusifitas selama Nataru. Salah satunya perlu berkoordinasi dengan aparat ketika mendapati kehadiran orang atau pihak yang mencurigakan.

Lebih dari itu, lanjut dia, masyarakat harus saling mengingatkan untuk tidak terperdaya oleh paham radikal. bacaan EVa saat terdapat salah satu dari anggota keluarga yang terjerumus dengan mengikuti aliran pemikir tersebut bisa berdampak fatal.

"Kolaborasi dan sinergitas masyarakat dengan aparat harus terus diperkuat untuk menciptakan kedamaian selama Nataru dan seterusnya. Radikalisme dan terorisme merupakan musuh semua agama dan setiap kita dapat menjadi korbannya," terangnya.

Kemajemukan bangsa ini, kata Eva, merupakan harta yang tidak ternilai. Namun musuh besarnya adalah terorisme sebab dapat membuat perpecahan dan kerugian berkepanjangan.

"Maka mari bergandengan tangan semuanya dengan menanggalkan perbedaan untuk melawan musuh tak terlihat yakni terorisme. Semua anak negeri harus mewaspadainya dengan tetap memegang teguh ajaran agama dan budaya kita," paparnya.

Tim Densus 88 Mabes Polri melakukan penangkapan tiga terduga teroris di Jawa Tengah secara serentak pada Rabu (22/12). Tiga terduga teroris tersebut ditangkap di wilayah Semarang, Solo dan Sukoharjo.

Di Semarang, terduga teroris yang ditangkap adalah NT, warga Sawah Besar Semarang.

Ketiga terduga teroris di Jawa Tengah yang ditangkap saat ini diduga berhubungan dengan penggalangan dana untuk kegiatan terorisme.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya