Berita

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melkiades Laka Lena/Net

Politik

DPR Sambut Baik Pemerintah Gunakan Vaksin Nusantara dan Merah Putih untuk Vaksin Booster 2022

JUMAT, 24 DESEMBER 2021 | 18:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan Komisi IX DPR RI menyambut baik kebijakan pemerintah melalui KPC PEN yang mempertimbangkan vaksin Nusantara dan Merah Putih sebagai vaksin booster pada tahun 2022 mendatang.  

"Tentu ini merupakan sebuah kebijakan yang melegakan kita semua," ujar Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melkiades Laka Lena dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/12).

Menurut Politikus Golkar ini, dengan adanya kebijakan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah menghargai dan mengapresiasi hasil karya anak-anak bangsa dalam negeri yang telah melahirkan vaksin yang berkhasiat dan aman.


Pasalnya, berdasarkan pembicaraan dengan para peneliti dan data-data yang didapat Komisi IX DPR RI dari para peserta uji klinis di RSUP Kariadi Semarang dan RSPAD Gatot Soebroto ternyata memang hasil yang diberikan oleh vaksin Nusantara terkonfirmasi mampu menghadapi Covid-19 termasuk varian baru omicron ini.

"Tentu dengan ada treatment semacam ini kebijakan pemerintah tersebut tepat sekali karena dengan kemampuan vaksin dalam negeri vaksin nusantara untuk bisa menghadapi omicron ini atau bahkan juga varian-varian lain ya," demikian Melki.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya mengatakan, berdasarkan pada arahan Presiden Joko Widodo, vaksin Covid-19 booster yang disiapkan yakni vaksin Merah Putih serta vaksin Nusantara.

Rencananya, realisasi penyuntikan booster atau dosis ketiga vaksin bakal mulai dilakukan pada tahun 2022.

Selain itu, ada beberapa vaksin kerja sama dalam negeri lainnya yang termasuk dalam program Merah Putih.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya