Berita

Sosialisasi produk perbankan bank bjb di GKP Immanuel Karawang, Jumat, 23 Desember 2021./Dok

Bisnis

Kembangkan Ekonomi Desa, Bank bjb Sosialisasikan Produk Perbankan Digital di Karawang

JUMAT, 24 DESEMBER 2021 | 17:48 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Mendukung visi Jawa Barat Juara Lahir Batin, bank bjb kembali mensosialisasikan dan meluncurkan sejumlah produk digital perbankan di Karawang pada Jumat (24/12).

Peluncuran produk digital tersebut dikemas dalam sebuah kampanye yang menarik dengan judul “Peran bank bjb untuk keberagaman di era digitalisasi dalam mewujudkan Jawa Barat Juara Lahir Batin.”

Adapun produk digital yang diluncurkan adalah Program Desa Digital 2.0 dan implementasi Kredit bjb MESRA bagi kelompok umat Beragama dan lulusan Sekoper Cinta.


Kegiatan berisi sosialisasi produk perbankan bank bjb ini dihadiri oleh audiens dari berbagai agama dan digelar di area Gedung Pemberdayaan Ekonomi Umat GKP Immanuel Karawang.

Hadir pada acara tersebut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Karawang Cellica Nurrchadiana, Ketua Umum Sekoper Cinta Atalia Praratya, Komisaris Independent bank bjb Fahlino F.Sjuaib, Komisaris bank bjb Muhadi, Direktur Utama bank bjb Yuddy Rinaldi, Direktur Komersial dan UMKM bank bjb Nancy Adistyasari, serta sejumlah pejabat setempat.

Desa Digital 2.0
Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto mengatakan, Desa Digital 2.0 menjadi perhatian bank bjb karena desa adalah sebuah aglomerasi permukiman dengan berbagai mata pencaharian dan latar belakang yang memiliki potensi ekonomi yang perlu dikembangkan.

Pengembangan potensi itu dapat dipercepat dengan melakukan transformasi digital. Dalam hal ini, bank bjb berkolaborasi bersama Pemprov Jabar memberikan kemudahan kepada masyarakat desa dalam mengakses produk perbankan dan penyedian akses internet.

Kabupaten Karawang sendiri sejauh ini sudah memiliki sedikitnya 30 desa digital.

Melalui program desa digital masyarakat desa diajak untuk mengubah cara bertransaksi dari tunai menjadi non tunai atau cashless.

Selain itu, menjadikan desa sebagai pusat pelayanan keuangan masyarakatnya, seperti dalam melakukan pembayaran pajak daerah (PBB, Samsat, pembayaran kewajian lainnya), penarikan dan penyetoran uang serta desa sebagai etalase penjulan produk UKM masyarakat.

Kredit MESRA dan Sekoper Cinta
Selain pengembangan Desa Digital, program yang tak kalah menariknya adalah implementasi Kredit bjb MESRA bagi kelompok umat Beragama dan lulusan Sekoper Cinta.

Sekoper Cinta kependekan dari Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita adalah program pemberdayaan wanita dengan saling bertukar pengetahuan dan pengalaman sehingga bisa meningkatkan kualitas hidup kaum hawa. Di dalam programnya itu, bank bjb turut serta dengan menghadirkan program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu (PESAT) dan Kredit MESRA bagi lulusannya.

Dengan bjb Kredit MESRA masyarakat akan semakin mudah mendapatkan pembiayaan mikro karena kredit tersebut tanpa bunga dan agunan serta hasil kerja sama dengan Pemprov Jabar. bjb Kredit MESRA telah dibuka secara luas bagi pemeluk semua agama.

Widi, mengatakan Kredit MESRA merupakan komitmen dan keberpihakan pihaknya untuk terus memicu perekonomian, khususnya sektor UMKM.

"Dengan arus digitalisasi yang semakin mengalir deras masuk ke desa-desa, pelaku UMKM harus menyambutnya sebagai peluang guna memperbesar skala usaha," jelas Widi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya