Berita

Peresmian pembukaan Kantor Cabang Syariah BTN Jambi, di Kota Jambi, Kamis, 23 Desember 2021./Dok

Bisnis

Sambut Tahun 2022, Unit Usaha Syariah BTN Ekspansi ke Jambi

KAMIS, 23 DESEMBER 2021 | 16:53 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Setelah meningkatkan status kantor cabang di Bengkulu, Unit Usaha Syariah (UUS BTN) melanjutkan ekspansinya di pulau Sumatera dengan membuka Kantor Cabang Syariah (KCS) di Jambi. KCS ke 28 dari UUS BTN ini menjadi bagian dari komitmen Bank BTN untuk memperluas pembiayaan syariah di Indonesia.

“Jambi menjadi salah satu provinsi yang kami bidik untuk mengembangkan pembiayaan syariah karena Jambi salah satu provinsi yang tangguh perekonomiannya di tengah pandemi dalam dua tahun terakhir ini sehingga sangat potensial bagi BTN Syariah,” kata Kepala Divisi Sharia Business Division Alex Sofjan Noor usai peresemian pembukaan KCS Jambi, di Kota Jambi, Kamis (23/12).

Potensi tersebut terbaca dari pertumbuhan ekonomi Jambi yang menduduki urutan kedua di Sumatera yaitu sebesar 6,11%. Catatan positif tersebut didukung diantaranya oleh produksi pertambangan migas dan batu bara triwulan III 2021 mengalami peningkatan signifikan.


Selain itu, yang menjadi alasan terkuat BTN Syariah mau bersaing dengan 31 Bank di Provinsi Jambi,menurut Alex adalah sektor properti yang berkembang pesat.

“Berdasarkan catatan Bank Indonesia, terdapat perubahan tren di Jambi, dimana yang tadinya masyarakat menyimpan dana di bank saat ini malah mengalihkan ke investasi properti. Ditambah lagi, selama masa pandemi ini banyak pengembang yang memberikan kemudahan dan diskon, sehingga mempermudah orang yang ingin membeli properti,” kata Alex.

Trend tersebut menjadikan BTN Syariah menjadi salah satu penyedia perumahan terbanyak di Jambi yakni sebanyak 2.116 Unit. Selain faktor tersebut, penurunan Level PPKM di Kota Jambi menjadi level 2 memberikan peluang pengembang bisnis perumahan di Jambi khususnya untuk penjualan perumahan komersil. Para pengembang perumahan komersil berupaya mendongkrak penjualan melalui gimmick marketing seperti program promo dan sebagainya. Sementara itu, perbankan pun berlomba menawarkan bunga murah untuk menggaet masyarakat.

“ Kantor cabang Syariah kami di Jambi akan menangkap potensi KPR-BTN dan kredit komersil dari 53 pengembang yang telah mendapatkan kredit konstruksi dari BTN ,“ kata Alex.

Selain itu, ke depan bisnis properti juga dianggap makin prospektif karena banyaknya pelaku yang masuk pada industri properti yang menandakan adanya permintaan terhadap kebutuhan rumah itu sendiri di Kota Jambi.

Alex menegaskan hadirnya KCS Jambi sangat dibutuhkan mengingat persaingan perbankan dalam pembiayaan KPR saat ini tidak hanya Bank BTN. “Tidak hanya pembiayaan perumahan (KPR), kami juga serius menggarap produk pembiayaan komersial meliputi kredit Konstruksi, Modal Kerja dan Investasi BTN iB,” tegas Alex.

KCS Jambi ditarget dapat meraup aset sebesar Rp. 33,5 Milliar pada tahun 2022, dan target penyaluran kredit consumer dapat menembus Rp 29,5 miliar. Sebagai informasi, KCS Jambi merupakan Kantor Cabang yang ke 28 adapun total outlet Bank BTN Syariah 67 outlet yang terdiri dari Kantor Cabang Syariah 28, Kantor Cabang Pembantu Syariah 60, Kantor Kas Syariah 7 dan Kantor Layanan Syariah 699.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya