Berita

Waketum DPP Partai Nasdem, Ahmad Ali/Net

Politik

Giring Tolak Pecatan Jokowi Jadi Capres, Nasdem: Mungkin Cari Pemilih, Mungkin Juga Takut Bersaing

KAMIS, 23 DESEMBER 2021 | 07:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Nasdem menanggapi santai pidato Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha yang seolah menolak pejabat pecatan Presiden Joko Widodo menjadi calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

Waketum DPP Partai Nasdem, Ahmad Ali menduga pidato itu sengaja dibunyikan karena PSI sedang mencari bentuk dan melakukan propaganda untuk berharap bisa lolos untuk kontestasi Pemiliu 2024.

“Menurut saya memang mereka harus melakukan sesuatu untuk mencari pemilihnya. Mungkin juga ketuanya takut bersaing, kan ketuanya mau jadi calon presiden jugakan," ujarnya kepada wartawan, Rabu (21/12).


Di satu sisi, Ahmad Ali mengingatkan bahwa politik tidak elok dengan pernyataan tendensius. Nasdem contohnya, yang memilih  berusaha melakukan edukasi kepada masyarakat, sehingga kontestasi Pilpres 2024 secara sehat.

Pernyataan Giring tampak aneh lantaran saat ini belum ada tokoh yang secara terang benderang menyatakan diri sebagai capres 2024, kecuali Giring. Kepada mantan vokalis Nidji itu, Ahmad Ali berpesan agar bisa menawarkan gagasan saat berkampanye.

“Kita harap semua partai politik menjadi bagian kampanye partai berdemokrasi, jangan kemudian, tidak melakukan pembunuhan karakter terhadap anak bangsa ini kan," ujarnya.

Saat membuka acara puncak HUT ke-7 partainya, Giring menyebut Indonesia akan menjadi suram jika dipimpin oleh seorang pembohong. Apalagi, jika orang tersebut pernah dipecat Presiden Joko Widodo dari kabinet.

"Indonesia akan suram jika yang terpilih kelak adalah seorang pembohong dan juga pernah dipecat oleh Pak Jokowi karena tidak becus bekerja," ujarnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya