Berita

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/Ist

Politik

Cegah Penyebaran Omicron di Indonesia, Ridwan Kamil Dapat 3 Instruksi dari Jokowi

JUMAT, 17 DESEMBER 2021 | 17:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kasus positif Covid-19 dari varian B.1.1.529 atau Omicron sudah terdeteksi di Indonesia. Kasus ini terdeteksi dialami seorang petugas kebersihan yang bertugas di RSDC Wisma Atlet, Jakarta.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, varian tersebut punya daya tular lebih tinggi dari varian sebelumnya.

Meski demikian, Ridwan Kamil menilai hal itu masih bisa diantisipasi dengan protokol kesehatan (prokes).


"Jadi penanganannya enggak ada beda, cuma kecepatan menularnya lebih tinggi. Kuncinya tetap protokol kesehatan," ucap Emil, sapaan akrabnya, di Bandung, Kamis (16/12).

Emil mengatakan, bahwa dirinya mendapatkan tiga instruksi dari Presiden Joko Widodo dalam mengantisipasi penyebaran Omicron ini.

"Pertama presiden meminta agar mengecek kesiapan rumah sakit, oksigen. Alhamdulillah Jabar sudah siap," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (17/12).

Kedua, presiden juga meminta kepala daerah mendorong vaksinasi. Presiden Jokowi meminta target vaksinasi di akhir Desember bisa mencapai 70 persen.

"Saya kira dalam sehari dua hari bisa tercapai. Jadi akhir bulan bisa jauh lebih tinggi," ungkap Emil, optimistis.

"Beliau memantau ada penurunan vaksinasi di Indonesia yang tadinya 2 juta dosis per hari sekarang seluruh Indonesia turun 1 juta dosis sehari. Ini lagi didorong lagi oleh semua pihak sehubungan dengan datangnya Omicron," tambahnya.

Di samping itu, Presiden pun meminta para kepala daerah untuk mengantisipasi potensi bencana serta aktivitas masyarakat menjelang libur Natal dan tahun baru.

"Terakhir, presiden juga meminta semua bersiaga guna memastikan masyarakat terjaga, dan aman melalui prokes. Serta mengingatkan untuk mengantisipasi cuaca buruk, dan libur Nataru," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya