Berita

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi/Net

Politik

PAN Berharap Dapat Segera Silaturahmi dengan PKB Bahas Poros Pilpres 2024

JUMAT, 17 DESEMBER 2021 | 17:05 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Amanat Nasional (PAN) berharap dapat segera menjalin komunikasi untuk membahas ajakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membangun poros pada Pemilu Serentak 2024.

"Dalam waktu dekat, PAN berharap dapat melakukan komunikasi dan silaturahmi dengan PKB," ujar Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi kepada wartawan, Jumat (17/12).

Dikatakan Viva, pertemuan antar partai politik untuk satu ajakan yang baik tentu perlu dilakukan untuk merumuskan langkah politik ke depan.


"Pertemuan untuk sambung rasa, sambung cita-cita, agar dapat merumuskan langkah-langkah strategis secara bersama-sama untuk membangun kolektivitas perjuangan," terangnya.

Kata Viva, PAN menyambut baik ajakan PKB untuk membangun poros baru. Di mana ajakan serupa turut disampaikan kepada Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Jika terealisasi tentu akan menjadi kekuatan politik baru, sambung Viva, utamanya pada peta Pilpres 2024.

"Jika PAN dan PKB bersatu, tentu akan menjelma menjadi kekuatan politik signifikan karena PAN memiliki 44 kursi DPR dan PKB 58 kursi DPR," terangnya.

"Jika ditambah dengan satu partai politik lagi, misalnya PPP, tentu telah melebih persyaratan presidential threshold 20 persen, sebagaimana diatur di Pasal 222 UU 7/2017," sambungnya.

Pasalnya, jika dijumlah dengan PPP yang memiliki 19 kursi di DPR RI, maka poros PKB, PAN dan PPP dapat mengusung calon presiden dan calon wakil presiden.

Hal ini berdasarkan perhitungan 20 persen kursi DPR yang berjumlah 575 kursi, maka minimal partai politik harus punya 115 kursi. Poros PKB, PAN dan PPP jika terbentuk akan berjumlah 121 kursi di DPR RI.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya