Berita

Wakil Presiden Maruf Amin saat mengunjungi posko pengungsian korban erupsi Gunung Semeru di Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (16/12)/Repro

Politik

Sambangi Lumajang, Wapres Pastikan Realokasi Rumah Korban Semeru Segera Dilaksanakan

KAMIS, 16 DESEMBER 2021 | 15:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penanganan bencana erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu (4/12) masih terus dikerjakan pemerintah Kabupaten Lumajang dan Provinsi Jawa Timur.

Hal tersebut ditinjau langsung oleh Wakil Presiden Maruf Amin, degan melakukaan kunjungan kerja ke posko pengungsian korban erupsi Gunung Semeru di Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (16/12).

Maruf mengatakan, bencana awan panas guguran (APG) Semeru membuat ribuan warga Lumajang harus tinggal di posko-posko pengungsian, karena tempat tinggal hancur diterjang awan panas dan abu vulkanik.


Mantan Rais Aam PBNU ini mendapat lapaoran dari BNPB bahwa sejauh ini jumlah lokasi pengungsian korban erupsi Gunung Semeru mencapai 151 titik, dengan total pengungsi yang mencapai 10.565 jiwa

"Alhamdulillah, semua sudah disiapkan. Insya Allah tempat tinggalnya sudah akan dibangun, jalan-jalannya sudah akan dibuat, jembatannya juga sudah akan dibuat. (Bapak/Ibu) jangan lagi merasa sedih, merasa susah," ujar Maruf di lokasi pengungsian.

Adapun terkait lokasi pembangunan hunian bagi para pengungsi ini, Maruf menuturkan bahwa akan dicarikan yang paling aman dan diupayakan masih dekat dengan lokasi tempat tinggal yang lama.

"Lahannya sudah siap dan rencana pembangunannya juga sudah siap. Dan tempatnya itu dicari yang teraman, yang aman dari bahaya, tetapi juga masih dekat dengan hunian yang lama," katanya.

Lebih lanjut, Maruf yang juga pernah menjabat sebagia Ketua MUI ini meminta agar semua pihak terkait terus bekerja, untuk mewujudkan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak erupsi Semeru, sekaligus penyediaan akses ekonominya.

"Saya minta semua terus bekerja sampai semuanya tercapai, baik hunian sementara maupun hunian tetap, dan juga penyiapan-penyiapan basis keekonomian masyarakat di daerah pemukiman baru,” pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya