Berita

15 anggota DPRD Muara Enim ditahan KPK setelah menjadi tersangka suap pengesahan APBD dan pengadaan barang dan jasa/RMOL

Hukum

PDIP Pecat 3 Kader Terlibat Korupsi di Muara Enim

RABU, 15 DESEMBER 2021 | 00:58 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dari lima belas anggota DPRD Muara Enim yang ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), satu diantaranya adalah politisi PDI Perjuangan.

Merespons kadernya yang sedang digarap lembaga antirasuah, PDIP bergerak cepat memecat kader yang menjadi tersangka suap pengesahan APBD Muara Enim itu.

Ketua DPD PDIP Sumatera Selatan, Giri Ramanda N Kiemas menjelaskan, untuk anggota DPRD Muara Enim yang ditahan KPK di tahap pertama kemarin, memang ada dua kader PDIP yakni IG (Indra Gani) dan IJ (Ishak Joharsah).


Giri menjelaskan bahwa anggota DPRD ini menambah panjang daftar tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi yang sebelumnya sudah menyeret 10 anggota DPRD.

Dengan tambahan 15 orang yang ditahan KPK, total sudah ada 25 anggota DPRD Muara Enim periode 2019-2024 yang ditahan KPK.

Mereka diduga terlibat dalam perkara berupa penerimaan hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan Pengesahan APBD Kabupaten Muara Enim Tahun 2019.

Giri mengatakan, dari 15 orang yang ditahan ada satu orang kader PDI Perjuangan yang ditahan inisial HD (Hendly). Ia menegaskan, sesuai aturan partai, kader yang tersangkut kasus rasuah akan diberhentikan oleh partai.

"Untuk dua orang yang terlebih dahulu ditahan, sudah diberhentikan oleh partai kemudian proses PAW-nya dalam proses,” kata Giri yang juga Wakil Ketua DPRD Sumsel seperti diberitakan Kantor Berita RMOLSumsel, Selasa (14/12).

Giri menerangkan, dalam dua minggu ke depan PAW akan segera keluar. Prosesnya secara berurutan dari DPRD Muara Enim lalu ke Bupati Muara Enim, kemudian ke Gubernur Sumsel lalu turun ke Bupati Muara Enim dan kembali lagi ke DPRD Muara Enim.

Ia memastikan, setelah tahapan dilakukan akan dijadwalkan pelantikan.

Giri menjelaskan, dikarenakan HD bukan lagi anggota DPRD Muara Enim sehingga hanya akan dikeluarkan surat pemecatan sebagai kader PDIP.

“Jadi ada tiga dari PDI Perjuangan yang ditahan KPK. Satu lagi bukan anggota DPRD Muara Enim dan dua masih anggota DPRD Muara Enim aktif 2019-2024 dan tiga-tiganya sudah diberhentikan oleh partai,” tegasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya