Berita

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Abraham Lunggana atau Haji Lulung/Net

Politik

Sepak Terjang Mendiang Haji Lulung, Melawan Ahok, Loncat Partai hingga Kembali ke Pangkuan PPP

SELASA, 14 DESEMBER 2021 | 12:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kabar duka datang dari keluarga besar Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ketua DPW PPP DKI Jakarta Abraham Lunggana atau lebih akrab disapa Haji Lulung tutup usia pada hari ini Selasa (14/12).

Politisi senior PPP yang juga tokoh Tanah Abang Jakarta Barat ini memiliki sepak terjang yang panjang dalam dunia perpolitikan Tanah Air.

Haji Lulung aktif di PPP sejak 2002 dan pernah aktif di Partai Bintang Reformasi (PBR) hingga 2004.


Selanjutnya, Haji Lulung kembali ke PPP hingga 2018. Ia pernah menjabat Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta saat era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Kala itu, Haji Lulung terkenal kritis karena membela pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang dan melawan Ahok. Perseteruan antara Haji Lulung dan Ahok pun tak terelakkan mengenai berbagai persoalan perkotaan.

Perseteruan mulai memanas ketika Ahok menuding adanya mafia di Tanah Abang Jakarta. Saat itu, Pemprov DKI Jakarta gemar menggusur PKL.

Haji Lulung menjabat Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari 2014 hingga mengundurkan diri pada 2018. Haji Lulung sempat lompat ke Partai Amanat Nasional (PAN).

Pada Pemilu 2019 lalu, Haji Lulung terpilih sebagai anggota Komisi VII DPR RI fraksi PAN. Dua tahun menjadi legislator di senayan, Haji Lulung memutuskan kembali ke PPP dan menjadi ketua DPW PPP DKI Jakarta pada 2021.

Hari ini, Haji Lulung tutup usia. Almarhum meninggal dunia siang ini sekitar pukul 10.51 WIB setelah sebelumnya mendapat perawatan intensif di RS Harapan Kita melawan serangan jantung.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 | 13:39

Kasus Andrie Yunus Bisa Diusut Timwas Intelijen DPR

Senin, 23 Maret 2026 | 13:23

Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Senin, 23 Maret 2026 | 13:09

Daftar Negara yang Terancam Bangkrut Akibat Perang Iran

Senin, 23 Maret 2026 | 12:53

Gebrakan Xiaomi SU7 2026: Ludes 15 Ribu Unit dalam 34 Menit, Daya Jelajah Tembus 900 Km!

Senin, 23 Maret 2026 | 12:37

H+2 Lebaran, Emas Antam Turun Rp50 Ribu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35

WFH Jangan Ganggu Kinerja Perusahaan, DPR Minta Pemerintah Hati-hati

Senin, 23 Maret 2026 | 12:31

124 Perusahaan Truk Kena Sanksi Saat Lebaran, Mayoritas Pelanggaran ODOL

Senin, 23 Maret 2026 | 12:08

Menhub Siapkan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 1447 H Lintas Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026 | 11:27

DJP: Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta, Lapor SPT Tahunan Capai 8,7 Juta

Senin, 23 Maret 2026 | 11:03

Selengkapnya