Berita

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu/Net

Politik

Warisan Utang Jokowi Diprediksi 10 Ribu T, Said Didu: Kalau Ditambah BUMN 19 Ribu T

SENIN, 13 DESEMBER 2021 | 08:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Prediksi warisan utang Presiden Joko Widodo yang disampaikan Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Didik J. Rachbini dinilai akan membengkak 2 kali lipat.

Didi Rachbini memperkirakan Jokowi akan meninggalkan utang di akhir periode sebesar Rp 10 triliun. Rinciannya, posisi utang pemerintah saat ini sudah mencapai angka Rp 6.527,29 triliun.

Di satu sisi, jika utang badan usaha milik negara (BUMN) perbankan dan nonperbankan yang pasti akan ditanggung negara jika gagal bayar mencapai Rp2.143 triliun.


Artinya, total utang publik saat ini sudah mencapai Rp 8.504 triliun. Sehingga di akhir periode Jokowi, utang akan terkumpul sebanyak Rp 10 ribu triliun.

Bagi mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu, prediksi warisan utang Jokowi tersebut terbilang kecil. Sebab berdasarkan itungannya, warisan utang yang ditinggalkan Jokowi hampir 2 kali lipat dari itungan tersebut.  

“Kalau ditambah dengan utang BUMN, perkiraan saya akan mewariskan utang sekita Rp 18 ribu T hingga Rp 19 ribu T,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Minggu (12/12).

Said Didu mengurai bahwa utang publik, yang meliputi utang pemerintah, BUMN, dan Bank Indonesia saat ini sudah mendekati Rp 13 ribu T.

“Atau sudah sekitar 85 persen PDB,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya