Berita

Akun Twitter personal milik Perdana Menteri India Narenda Modi diretas oleh pihak tidak dikenal/Net

Dunia

Akun Twitter PM India Diretas, Promosikan Penipuan Bitcoin

MINGGU, 12 DESEMBER 2021 | 12:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Akun Twitter personal milik Perdana Menteri India Narenda Modi diretas oleh pihak tidak dikenal.

Tidak jelas bagaimana tepatnya para pelaku mendapatkan akses ke akun @narendramodi atau untuk berapa lama akun tersebut diretas. Namun Kantor Perdana Menteri (PMO) mendesak publik untuk mengabaikan setiap cuitan yang baru-baru ini tidak biasa dari akun tersebut.

Salah satu cuitan penipuan yang dibuat oleh peretas akun Modi yang sekarang sudah dihapus tampaknya berusaha untuk mempromosikan salah satu penipuan pemberian cryptocurrency atau mata uang kripto paling klasik.


Menurut beberapa gambar tangkapan layar, diseburkan bahwa akun Twitter Modi yang diretas mengklaim bahwa India telah secara resmi mengadopsi bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah.

Dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui email kepada Reuters, juru bicara Twitter mengatakan penyelidikan mengungkapkan tidak ada tanda-tanda akun lain yang terkena dampak saat ini.

Namun Russia Today pada Minggu (12/12) mengabarkan bahwa ini bukan pertama kalinya akun Twitter yang ditautkan ke Narendra Modi disusupi dan digunakan untuk mempromosikan penipuan kripto. Hal semacam ini juga pernah terjadi pada September 2020 lalu.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya