Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Ist

Politik

Elektabilitas AHY Naik, Demokrat: Bersyukur tapi Jangan Terbuai

SABTU, 11 DESEMBER 2021 | 11:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kenaikan elektabilitas Partai Demokrat dan ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam survei politik menjadi kabar baik bagi kader partai berlambang bintang mercy tersebut.

"Alhamdulillah, tentu kita bersyukur, namun tidak boleh terbuai," kata politisi Demokrat DKI, Santoso diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Sabtu (11/12).

Baginya, hasil survei sebuah lembaga menjadi tolok ukur untuk menentukan langkah politik ke depan agar bisa memenangkan pemilu.


"Survei itu potret, yang sesungguhnya nanti waktu pemungutan suara. Kita akan menjadikan data survei sebagai acuan dalam pemenangan pemilu nanti," lanjut Santoso.

AHY dan Demokrat cukup bersinar dalam survei yang dilakukan Lembaga Analis dan Konsultan Sosial Politik Indonesia, Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA).

Pada simulasi 15 nama kandidat capres, elektabilitas AHY nomor dua setelah Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Elektabilitas Ganjar sebanyak 16 persen, AHY 14 persen, dan posisi ketiga ada Anies Baswedan dengan 13,33 persen.

Dari sektor Parpol, Demokrat juga moncer dengan masuk posisi kedua setelah PDIP. PDIP meraih 24,92 persen, Demokrat 18,83 persen, dan posisi ketiga ada Partai Golkar dengan 13,09 persen.

Selanjutnya, Partai Gerindra pada posisi keempat dan meraup 10,5 persen, kemudian posisi kelima Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mendapatkan 10,25 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 6,5 persen, dan Partai Nasdem yang meraih 5,75 persen.   

Survei CISA dimulai sejak tanggal 1 sampai 7 Desember 2021 yang menyasar 1.200 responden di 34 provinsi secara proporsional.   

Penarikan sampel dengan menggunakan metode simple random sampling dengan margin of error 2,85 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya