Berita

Ketua PSAPI Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim dan Komisaris Premiair Ari Daryata Singgih/Ist

Nusantara

Nonton "Kadet 1947", PSAPI dan Premiair Tekankan Pentingnya Peran Angkatan Udara

SABTU, 11 DESEMBER 2021 | 09:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Angkatan Udara merupakan elemen yang sangat penting untuk menjaga kedaulatan sebuah negara. Hal itu dibuktikan melalui perjuangan para kadet Angkatan Udara pada 1947.

Perjuangan tersebut kembali diingat melalui acara nonton bersama film "Kadet 1947". Kegiatan tersebut digelar oleh Premiair dengan menggandeng Pusat Studi Air Power Indonesia (PSAPI).

Dalam film terlihat bagaimana perjuangan kedirgantaraan di Indonesia, khususnya Angkatan udara tentu bukanlah hal yang baru, sejak awal kemerdekaan bangsa Indonesia sudah memperjuangkan tanah airnya melalui udara.


Ketika itu, para kadet menyerang kubu kedudukan Belanda di Semarang, Salatiga, dan Ambarawa menggunakan pesawat peninggalan Jepang yang seadanya pada kala itu. Namun mereka berhasil.

Pada sambutannya, Ketua PSAPI Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim menyampaikan apresiasi kepada Premiair, khususnya sang komisaris, Ari Daryata Singgih.

"Dengan kita mengetahui sejarah, tentu akan meningkatkan kecintaan kita terhadap kedirgantaraan," kata Chappy, seperti dalam keterangannya yang diterima redaksi.

KSAU periode 2002-2005 itu juga menyampaikan bahwa visi dan misi dari PSAPI ialah sebagai tempat belajar bersama dan merumuskan sebuah permasalahan yang ada, untuk disimpulkan dan diberikan kepada para pengambil keputusan.

Acara nonton bersama itu juga dihadiri oleh cicit dari Bapak AURI Marsekal TNI Soerjadi Soerjadarma, Sabila Drijono. Ia memberikan kesan positif pada film "Kadet 1947" dan ia berharap agar di masa yang akan datang juga dapat memberikan sumbangsih dan kontribusinya dalam hal kedirgantaraan melalui PSAPI.

Pada kesempatan yang sama, Chappy juga memberikan beberapa buku kepada Premiair sebagai referensi kedirgantaraan.

Turut hadir Direktur Utama Premiair Tony Dwihastanto Hadi beserta jajaran, Mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Marsdya TNI (Purn) Wresniwiro, Mantan Sekjen Kemhan Marsdya TNI (Purn) Eris Herryanto, Mantan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara Marsda TNI (Purn) Imam Wahyudi, Dr. Tommy Andoko, Julius Hassan, dan segenap pengurus PSAPI.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya