Berita

kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes E. Zulpan/RMOLJakarta

Presisi

Ipda OS Penembak Warga di Exil Tol Bintaro Belum Ditahan, Begini Penjelasan Polisi

SABTU, 11 DESEMBER 2021 | 04:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Meski telah menjadi tersangka penembakan seorang warga di Exit Tol Bntari, Ipda OS sampai saat ini belum ditahan.

Kepolisian Daerah Metro Jaya memberikan penjelasan alasan mengapa tidak dilakukan penahanan terhadap tersangka yang menewaskan korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes E. Zulpan menyebut bahwa kewenangan penahanan merupakan tanggung jawab dari penyidik.


Meski belum ditahan, Zulpan menyebutkan bahwa saat ini Ipda OS masih menjalani pemeriksaan secara intensif. Pihak yang menangani Ipda OS adalah penyidik Ditreskrimum Polda Metro dan Propam Polda Metro Jaya.

Kata Zulpan, penyidik melakukan pemeriksaan sejak hari pertama polisi mengamankan Ipda OS.

"Sejak pertama dalam penyidikan yang bersangkutan masih diperiksa intensif baik Ditreskrimum maupun Propam. Jadi belum dipulangkan," ucap Zulpan seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Jumat (10/12).

Polisi menetapkan Ipda Os anggota Polantas Sat PJR Polda Metro Jaya sebagai tersangka dalam kasus penembakan di Tol Bintaro beberapa waktu lalu.

Penetapan tersangka ini usai polisi melakukan gelar perkara padan Senin (6/12). Ipda OS dijerat dua pasal sekaligus.

Pelaku dijerat Pasal 351 dan atau Pasal 359 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Akibat peristiwa ini kedua orang yakni PP dan MA mengalami luka tembak.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya