Berita

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita di sela pelepasan bantuan sosial Relawan Airlangga untuk Indonesia (Relasi) di Kantor DPP Partai Golkar/RMOL

Politik

Bulat pada Airlangga Hartarto, Golkar Beri Sinyal Deklarasikan Capres 2024 Lebih Awal

JUMAT, 10 DESEMBER 2021 | 23:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kader Partai Golkar akan fatsun pada keputusan forum resmi pada semua tingkatan yakni Rekernas, Rapimnas dan Musyawarah Nasional (Munas) untuk memajukan Airlangga Hartarto sebagai calon presiden pada perhelatan pemilihan presiden (Pilpres) 2024.  

Begitu ditegaskan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita di sela pelepasan bantuan sosial Relawan Airlangga untuk Indonesia (Relasi) di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (10/12).

"Jadi kalau kami, Golkar tidak ada opsi. Bahwa Pak Airlangga kita usung sebagai Capres 2024," ujar Agus Gumiwang.


Pada kesempatan itu, Agus Gumiwang juga menanggapi usulan Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera agar koalisi parpol dan calon presiden (Capres) diumumkan sejak awal.

Menteri Perindustrian ini memberi sinyal politik, Partai Golkar cukup tertarik dengan usulan tersebut.

"Coba tanya ke PKS alasannya apa. Mungkin kita punya alasan yang sama," katanya.

Agus pun mengaku penasaran dengan alasan PKS yang mencetuskan ide untuk mengumumkan calon presiden sejak jauh jauh hari.

"Saya ingin dengar juga alasan dari PKS. Yang mengatakan Capres itu harus dideklarasikan lebih awal," tuturnya.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera meminta partai politik untuk mengumumkan calon presiden sejak dini. Hal ini, untuk memberikan pemahaman yang memadai kepada masyarakat dalam menilai calon pemimpinnya.

Selama ini partai politik kerap kali mengumukan Capres dan Cawapres dengan momentum di menit akhir pendaftaran ke KPU seperti yang terjadi tiap pemilu.

“Saya setuju parpol melakukan koalisi dan penjajakan jauh-jauh hari. Sehingga tidak membeli kucing dalam karung,” kata Mardani, Senin (6/12).

Mardani meyakini, akan ada kejutan besar di Pemilu 2024. Terlebih, kata Mardani, tiket pencalonan saat ini masih belum ada yang pasti.

“Waktu masih panjang dan tiket belum ada kepastian. Saat koalisi parpol sudah terjadi dan tiket sudah jelas alokasinya, maka panggung akan berubah,” tegas Mardani.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya