Berita

Wakil Ketua GP Ansor DKI Jakarta Sulton Mu'minah/Ist

Politik

Transjakarta Kerap Kecelakaan, GP Ansor DKI Tuntut Dilakukan Audit Menyeluruh

JUMAT, 10 DESEMBER 2021 | 16:01 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kecelakaan berulang yang dialami bus Transjakarta belakangan ini memicu reaksi keras dari berbagai kalangan. Bahkan, sorotan tajam disampaikan para wakil rakyat hingga Gerakan Pemuda Ansor DKI Jakarta yang meminta manajemen PT Transjakarta diaudit total.

"Harus ada audit menyeluruh terhadap PT Transjakarta, bagaimana proses perekrutan hingga SOP pekerjaan dengan operator Transjakarta," kata Wakil Ketua GP Ansor DKI Jakarta, Sulton Mu'minah, dalam keterangan yang diterima Kantor Berita RMOLJakarta, Jumat (10/12).

Sulton menilai kecelakaan yang melibatkan bus Transjakarta belakangan ini patut dipertanyakan. Karena Transjakarta sudah mempunyai jalur sendiri, pintu keluar masuk sendiri, bahkan pintunya dijaga petugas khusus.


"Kalau begitu yang salah adalah sistem operasional dan SOP-nya, bukan di perangkat jalannya," jelas Sulton.

Sulton pun mendorong Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera mengevaluasi kinerja direksi Transjakarta.

"Kalau tidak mumpuni jangan segan-segan diganti saja," tegas Sulton.

Sulton menambahkan, Transjakarta merupakan wajah dari moda transportasi ibukota. Sebagai pionir revolusi transportasi, seharusnya Transjakarta bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lain.

"Tolonglah, manajemen Transjakarta lebih serius dalam bekerja supaya warga DKI merasa aman dan nyaman naik transportasi umum," demikian Sulton.

Menurut catatan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, ada 14 kecelakaan bus Transjakarta dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

Hal itu disampaikan Sambodo usai melakukan audiensi dengan Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Yana Aditya pada Kamis kemarin (9/12).

"Paling tidak di dua bulan terakhir ini saja, kami mencatat ada sekitar 14 kecelakaan yang melibatkan Transjakarta," ujar Sambodo kepada wartawan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya