Berita

Gedung Merah Putih KPK/RMOL

Politik

KPK Dianggap Berhasil Mendidik Masyarakat dalam Mengkampanyekan Budaya Antikorupsi, Ini Indikatornya

JUMAT, 10 DESEMBER 2021 | 13:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kerja keras Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah kepemimpinan Firli Bahuri dalam upaya pencegahan dan pendidikan masyarakat serta kampanye budaya antikorupsi dianggap berhasil.

Hal itu disampaikan pakar komunikasi politik Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing, menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan di acara rangkaian puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2021 yang diselenggarakan di Gedung Juang Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis kemarin (9/12).

Dalam pernyataannya, Jokowi menyampaikan perkembangan yang menggembirakan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), indeks perilaku antikorupsi di masyarakat terus naik dan membaik setiap tahunnya.


"Saya kira itu bukti suatu keberhasilan," ujar Emrus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat siang (9/12).

Keberhasilan yang dimaksud Emrus adalah keberhasilan dalam pendidikan masyarakat serta pencegahan korupsi yang terus digencarkan oleh KPK sejak dipimpin oleh Firli Bahuri dkk.

"Karena memang saya melihat di bawah kepemimpinan Firli Bahuri, bahwa walaupun penindakan tetap dilakukan, tidak kalah dengan komisioner KPK yang lain, tetapi mereka juga bekerja sangat luar biasa di dalam pencegahan," papar Emrus.

Terbukti dari seringnya KPK melakukan dialog dengan kementerian/lembaga, instansi pemerintah pusat maupun daerah terkait pencegahan korupsi serta memunculkan budaya baru, yakni budaya antikorupsi.

"Hasil penelitian menunjukkan meningkat toh," pungkas Emrus.

Dari data yang disampaikan Presiden Jokowi, pada 2019 indeks perilaku antikorupsi di masyarakat berada di angka 3,7. Dan mengalami peningkatan pada 2020 di angka 3,84. Hingga pada tahun ini, berada di angka 3,88.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya