Berita

Wakil Menteri Luar Negeri Lithuania Mantas Adomenas/Net

Dunia

China Ancam Tutup Pasar Jika Ada Perusahaan yang Berhubungan dengan Lithuania

KAMIS, 09 DESEMBER 2021 | 16:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Beijing dilaporkan telah mengancam perusahaan-perusahaan multinasional untuk tidak berhubungan dengan Lithuania jika tidak ingin pasar mereka di China ditutup.

Ancaman tersebut diberikan China di tengah buruknya hubungan diplomatik dengan Lithuania setelah negara tersebut membuka kantor perwakilan Taiwan di ibukota Vilnius.

Wakil Menteri Luar Negeri Lithuania Mantas Adomenas mengatakan perdagangan langsung antara negaranya dan China memang tidak begitu besar, akan tetapi Lithuania merupakan rumah bagi ratusan perusahaan yang membuat produk seperti furnitur, lase, makanan, hingga pakaian yang diekspor ke China.


"Mereka (China) telah mengirim pesan ke perusahaan multinasional bahwa jika mereka menggunakan suku cadang dan pasokan dari Lithuania, mereka tidak akan lagi diizinkan untuk menjual ke pasar China atau mendapatkan pasokan dari sana," kata Adomenas, seperti dikutip Reuters, Kamis (9/12).

"Kami telah melihat beberapa perusahaan membatalkan kontrak dengan pemasok Lithuania," tambahnya.

Meski begitu, Adomenas tidak menyebutkan nama perusahaan atau pemasok yang terpangaruh oleh ancaman China.

Awal bulan ini, jurubicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan Lithuania telah mengabaikan keberatan dari Beijing untuk membuka kantor perwakilan Taiwan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya