Berita

Ketua KPK Firli Bahuri saat acara Puncak Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2021 di Gedung Juang Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis pagi (9/12)/RMOL

Politik

Di Hadapan Presiden Jokowi, Firli Bahuri Urai Keberhasilan KPK Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp 46,5 T

KAMIS, 09 DESEMBER 2021 | 10:47 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Keberhasilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menyelamatkan potensi kerugian negara hingga puluhan triliun dibeberkan dalam acara Puncak Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2021 di Gedung Juang Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis pagi (9/12).

Di hadapan Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, Ketua KPK Firli Bahuri mengurai bahwa sepanjang 2021 pihaknya sudah menyelamatkan potensi kerugian negara hingga Rp 46,5 triliun dan mengembalikan ke kas negara sebanyak Rp 2,6 triliun.

Firli memastikan bahwa KPK tidak pernah lelah untuk memberantas korupsi. Sekalipun pandemi Covid-19 telah membuat banyak tantangan yang perlu diatasi.


Terbukti selama berdirinya KPK, sebanyak 1.291 tersangka yang ditahan KPK yang terdiri dari 22 gubernur, 133 bupati dan walikota, 281 anggota legislatif, dan lebih dari 300 pihak swasta atau pelaku usaha.

"Yang berikutnya khusus di tahun 2021, KPK di dalam kegiatan membantu pemerintah untuk meningkatkan pendapatan negara, KPK telah menyelamatkan pengembalian kerugian negara sebesar Rp 2,6 triliun untuk tahun 2021," ujar Firli.

Pengembalian keuangan negara tersebut terdiri dari Rp 2,06 triliun dari denda, uang pengganti dan rampasan; dan Rp 630,3 miliar dari penetapan status dan penggunaan dana hibah.

Selain itu, KPK juga telah menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp 46,5 triliun.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya