Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Airlangga Hartarto Perintahkan Kader Golkar Dirikan Posko Pengungsian Bantu Terdampak Erupsi Semeru

MINGGU, 05 DESEMBER 2021 | 14:19 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Bencana erupsi Gunung Semeru yang hingga kini telah menelan 13 korban meninggal menjadi perhatian Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Airlangga menyampaikan duka citanya atas peristiwa bencana alam erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur yang terjadi Sabtu sore (4/12).

“Saya atas nama Partai Golkar turut berduka atas peristiwa bencana alam erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur, yang menimbulkan dampak pengungsi di beberapa tempat,” ujar Airlangga Hartarto, (5/12).


Menko Perekonomian ini mengimbau masyarakat di daerah terdampak untuk tetap waspada dan menjauhi radius yang berbahaya.

Selain itu, Airlangga meminta masyarakat melakukan evakuasi ke tempat-tempat pengungsian yang telah ditentukan pemerintah.

Airlangga menginstruksikan kepada kader Partai Golkar di Jawa Timur untuk bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga yang terdampak akibat erupsi Semeru.

“Kepada kader Partai Golkar di Jawa Timur, saya instruksikan untuk bergerak cepat membantu pengungsi di daerah yang terdampak dengan membuat posko pengungsian dan dapur umum,” kata Airlangga.

Partai Golkar juga meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana DPP Partai Golkar segera membantu masyarakat yang terdampak dengan memenuhi kebutuhan dasar berupa sembako dan membagikan masker bagi para pengungsi.

“Saya juga sudah minta Badan Penanggulangan Bencana Partai Golkar untuk segera ke lokasi bencana membagikan kebutuhan dasar masyarakat berupa sembako, mendirikan dapur umum dan berkoordinasi dengan Yellow Clinic untuk mendirikan posko kesehatan,” imbuh Airlangga Hartarto.

“Partai Golkar juga menginstruksikan kepada Yellow Clinic untuk segera membantu memberikan pelayanan kesehatan bagi warga yang menjadi korban erupsi Gunung Semeru," pungkas Airlangga.

Airlangga berharap, dampak akibat bencana erupsi Gunung Semeru tidak menimbulkan korban jiwa yang lebih banyak, termasuk dampak sosial lebih besar bagi masyarakat di daerah sekitarnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya