Berita

Politisi Partai Golkar Bobby Adityo Rizaldi/Net

Politik

Semakin Banyak Uang Beredar di Masyarakat, Pemerintah Kian Optimis Ekonomi Indonesia Segera Pulih

SABTU, 04 DESEMBER 2021 | 15:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keuangan nasional yang mengalami tren positif belakangan ini memperkuat keyakinan Indonesia untuk segera pulih dari krisis akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

Begitu dikatakan politisi Partai Golkar Bobby Adityo Rizaldi dalam serial diskusi Polemik bertema "Pemulihan Ekonomi Masa Pandemi dan Dampak Konstelasi Politik 2024", Sabtu (4/12).

"Secara kinerja pemerintah ini cukup percaya diri bahwa Indonesia akan keluar dari krisis ekonomi karena pandemi," ujar Bobby.


Salah satu parameter optimisme itu, kata dia, adalah perputaran uang di masyarakat yang belakangan kiat positif jika dibandingkan pada awal masa pandemi yang banyak membatasi mobilitas.

"Menghitung berapa uang beredar di masyarakat, nah uang beredar di masyarakat tahun 2020 di awal pandemi itu hanya Rp 6.900 triliun," katanya.

Kondisi tersebut, lanjut anggota DPR RI ini, kian baik dengan peningkatan yang cukup signifikan per Agustus tahun 2021 ini.

"Sekarang sebagai tambahan data, di Agustus 2021 perputaran uang itu sudah Rp 7.198 triliun jadi total tahun 2020 itu Rp 6.900 triliun, kita sekarang Agustus sudah Rp 7.198 triliun, artinya di situ ada pertumbuhan 6,9 persen," jelasnya.

Dengan kondisi itu, lanjutnya, pemerintah bisa kian optimis bahwa Indonesia akan segera pulih dan defisit anggaran keuangan dapat ditekan sesuai ketentuan perundang-undangan.

"Oleh karenanya kenapa pemerintah optimis recovery ekonomi ini terjadi di 2022, sehingga nanti 2023 kita bisa kembali kepada defisit 3 persen sesuai UU sebelumnya," tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya