Berita

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono/Ist

Politik

Arief Poyuono: Bongkar Mafia Auditor BUMN di BPK!

JUMAT, 03 DESEMBER 2021 | 13:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dugaan adanya mafia auditor di tubuh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak bisa didiamkan. Apalagi, dugaan kongkalikong oknum BPK kian nyaring setelah Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok koar-koar di media sosial YouTube.

Diduga, banyak kontrak BUMN merugikan perusahaan pelat merah karena ada oknum BPK melindungi "pemain".

"Ada dugaan jaringan mafia auditor di BPK selama ini kongkalikong dengan direksi BUMN yang melakukan kontrak dengan pihak lain dan berujung kerugian. KPK, Kejaksaaan Agung, dan Polri harus turun tangan," kata Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono, Jumat (3/12).


Bila tuduhan tersebut benar, kata Arief Poyuono, maka dipastikan akan banyak dana setoran mengalir ke oknum-oknum pejabat dan petinggi BPK yang selama ini melakukan audit BUMN.

Para pemain tentu akan mengucurkan upeti kepada oknum auditor BPK agar laporan keuangan BUMN bisa berstatus Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Atau minimal dinyatakan hanya sebagai kerugian biasa yang bukan dilakukan secara sengaja oleh jajaran direksi. Ini sudah dipastikan ada upeti ke oknum-oknum BPK," jelasnya.

"Jika ada kontrak di BUMN yang merugikan, sudah dipastikan itu sebuah tindak pidana korupsi oleh direksi BUMN dan jaringannya," sambung Arief Poyuono.

Oleh karenanya, ia meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung, dan Polri melakukan bersih-bersih oknum pemain di dalam perusahaan pelat merah dan BPK.

"Sekarang tinggal dibersihkan oknum-oknum petinggi BUMN dan BPK yang selama ini terima upeti," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya