Berita

Direktur Operation, IT, & Digital Banking Bank BTN Andi Nirwoto./Dok

Bisnis

Siap Diluncurkan di HUT KPR BTN, Aplikasi Baru BTN Makin Manjakan Nasabahnya

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 18:36 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. bakal meluncurkan aplikasi yang menghubungkan sekaligus mempermudah para pengelola dan penghuni rumah, perumahan, atau apartemen untuk membayar tagihan-tagihan termasuk iuran terkait hunian hingga menyampaikan keluhan dan pertukaran informasi lainnya.

Direktur Operation, IT, & Digital Banking Bank BTN Andi Nirwoto mengatakan sebagai bank terdepan di sektor perumahan, Bank BTN  terus berupaya berinovasi untuk memberikan layanan perbankan yang terbaik untuk mempermudah dan melengkapi kebutuhan hidup para nasabahnya.

"Kami melihat ada kebutuhan yang tinggi untuk pembayaran iuran-iuran terkait hunian terutama pada nasabah techsavvy. Dengan menghadirkan aplikasi yang sedang kami siapkan ini, harapannya ke depan akan mempermudah para nasabah dalam membayar seluruh tagihan atau iuran baik di perumahan maupun apartemen melalui ponsel pintar nasabah," jelas Andi di Jakarta, Kamis (2/12).


Andi menuturkan selain pembayaran iuran, melalui aplikasi ini nasabah sebagai pelanggan juga dapat menyampaikan keluhan kepada pengelola perumahan atau apartemen. Sebaliknya, para pengelola perumahan atau apartemen juga dapat menyampaikan informasi-informasi penting bagi para pengguna fasilitas huniannya.

Nantinya, aplikasi ini juga akan ditawarkan bagi seluruh mitra pengembang Bank BTN hingga debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR)/Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) perseroan.

"Aplikasi ini akan kami tawarkan baik berbasis Android maupun iOS untuk pengguna, maupun  berbasis web untuk pengelola rumah, perumahan, atau apartemen," ujar dia.

Dikatakan Andi lebih jauh, aplikasi tersebut secara resmi akan dilaunching bertepatan dengan HUT KPR BTN pada 10 Desember mendatang. Ia yakin, aplikasi yang sudah siap edar itu bakal semakin melengkapi layanan digital banking Bank BTN. Termasuk juga bakal mendukung visi BTN sebagai The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara pada tahun 2025 medatang.

Andi mengungkapkan Digital Mortgage Ecosystem BTN akan terus berkembang guna menjadi platform ekosistem perumahan yang akan melayani kebutuhan masyarakat dari hulu sampai dengan hilir, dimulai dari pencarian, pengembangan, pembelian dan penjualan properti / rumah, kontrakan rumah, renovasi rumah, interior rumah sampai dengan melayani kebutuhan utilities rumah secara rutin.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya