Berita

Barcelona saat menghadapi Bayern di matchday 1 Liga Champions musim ini/Net

Sepak Bola

Liga Champions

Terdampak Peningkatan Kasus Covid-19 di Jerman, Bayern kontra Barca Bakal Digelar Tanpa Penonton

RABU, 01 DESEMBER 2021 | 08:46 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kompetisi sepak bola tertinggi di Eropa, Liga Champions, akhirnya terdampak oleh peningkatan kasus Covid-19 di benua biru. Laga penutup fase grup antara Bayern Munchen versus Barcelona, Kamis pekan depan (8/12), terpaksa digelar tanpa penonton.

Ini merupakan imbas dari peningkatan kasus Covid-19 yang tengah terjadi di Jerman.

Seperti dilaporkan Marca, Selasa (30/11), Gubernur Bavaria Markus Soder mengumumkan wilayahnya akan melarang suporter kembali hadir ke stadion demi menekan angka penularan.


Pelarangan ini menjadi yang pertama sejak suporter diizinkan masuk ke stadion lagi pada awal musim ini. Setidaknya, sampai Oktober lalu, stadion di Jerman sudah boleh dipenuhi penonton.

"Tak masuk akal mengizinkan penonton hadir lagi di waktu-waktu mendatang. Jika larangan ini tak dilakukan di tingkat federal, kami di Bavaria akan melakukannya sendiri," kata Soder.

Tak cuma laga Bayern vs Barcelona di Liga Champions yang akan dimainkan tanpa penonton. Semua laga Bundesliga di wilayah Bavaria juga akan mendapat aturan yang sama. Selain Bayern, ada Augsburg dan Greuther Furth sebagai tim asal Bavaria yang tampil di Bundesliga.

Laga matchday 6 melawan Bayern sangat krusial bagi Barcelona. Meski saat ini berada di peringkat kedua Grup E dengan 7 poin, namun Barca butuh kemenangan untuk memastikan diri lolos ke 16 besar. Mengantisipasi Benfica yang telah mengoleksi 5 poin mampu mengalahkan Dynamo Kiev di hari yang sama.

Sementara Bayern sudah dipastikan melaju ke 16 besar dengan status juara grup usai meraih 5 kemenangan sepanjang fase grup. Dalam 5 kemenangan tersebut Bayern mencetak 19 gol dan hanya kebobolan 3 kali.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya