Berita

Jack Dorsey/Net

Dunia

Jack Dorsey Mundur sebagai CEO Twitter

SELASA, 30 NOVEMBER 2021 | 06:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di usianya yang menginjak 15 tahun, Twitter harus melepaskan kepergian CEO-nya, Jack Dorsey. Dorsey pada Senin (29/11) memutuskan untuk melepas posisinya di perusahaan media sosial yang ia dirikan bersama rekan-rekannya pada tahun 2006.

Dorsey akan digantikan oleh chief technology officer Twitter, Parag Agrawal.

Dalam sebuah pernyataan tentang kepergiannya dari Twitter, Dorsey mencantumkan berbagai alasan dia pergi, terutama mengatakan dia tidak ingin membatasi potensi perusahaan dengan menjadikannya 'dipimpin oleh pendiri'.


"Saya memutuskan untuk meninggalkan Twitter karena saya yakin perusahaan siap untuk move on dari para pendirinya," kata Dorsey dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters.

Di postingannya, pria berusia 45 tahun itu menyatakan dukungan untuk Agrawal dan mengatakan dia akan terus berada di dewan perusahaan untuk membantu CEO baru, serta kursi dewan baru.

Dorsey mengatakan kepergiannya segera efektif.

Pengumuman tersebut datang tak lama setelah laporan CNBC Senin pagi mengutip sumber yang mengatakan bahwa dia akan mengundurkan diri dalam beberapa hari mendatang. Laporan terpisah yang mengutip sumber kemudian mengatakan kepergian Dorsey telah direncanakan sejak tahun lalu, dan penggantinya telah dipilih.

Langkah mengejutkan ini mengakhiri masa jabatan Dorsey yang banyak dikritik.

Dorsey mengatakan pengunduran diri itu adalah keputusannya sendiri, meskipun ia dilaporkan hampir dicopot dari posisinya sebagai CEO tahun lalu setelah investor semakin khawatir dengan peran ganda CEO-nya antara Twitter dan Square.

Agrawal, yang akan menjadi CEO berikutnya telah menjabat sebagai CTO Twitter sejak 2017 dan telah bersama perusahaan selama lebih dari 10 tahun.

Dalam sebuah pernyataan tentang posisi barunya sebagai CEO, Agrawal mengatakan bahwa dia merasa terhormat untuk mengambil peran itu.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya