Berita

Potongan gambar saat anggota Pemuda Pancasila mengeroyok AKBP Darmawan Karosekali di depan gedung DPR RI/Repro

Hukum

Siapkan 37 Pengacara, Pemuda Pancasila Minta Anggota yang Ditahan Dibebaskan

SELASA, 30 NOVEMBER 2021 | 00:45 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pasca melakukan pengeroyokan terhadap perwira menengah kepolisian, 16 anggota ormas Pemuda Pancasila ditahan oleh Polda Metro Jaya.

Ketua Badan Penyluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila Razman Arif Nasution menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan 37 pengacara untuk mendampingi proses hukum 16 anggota PP yang ditahan. Razma memastikan seluruh anggotanya yang ditahan pihak Kepolisian dalam kondisi baik.

"Kuasa hukum ada 37 orang, bahkan di luar anggota PP mau jadi kuasa hukum tapi saya membatasi karena kami tidak mau seolah-olah ini sesuatu dianggap berlebihan," kata Razman di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/11).

Razman mengatakan, bahwa BPPH juga telah mengajukam permohonan penangguhan penahanan terhadap seluruh anggotanya, untuk dibebaskan dari tahanan.
"Pasti akan kami ajukan. Kami akan lihat pasal-pasalnya dan itu kan hak setiap warga negara," katanya.

Sebelumnya, 15 anggota Pemuda Pancasila (PP) ditetapkan Polda Metro Jaya sebagai tersangka lantaran kedapatan membawa senjata tajam dalam unjuk rasa yang berujung pengeroyokan perwira menengah di depan gedung DPR.

Adapun pasal yang dipersangkakan kepada 15 tersangka tersebut, yakni Pasal 2 UU Darurat 12/1951 tentang senjata tajam. Satu orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan lantaran terlibat pengeroyokan terhadap Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali dengan persangkaan Pasal 170 KUHP.



Populer

Membuka Kemungkinan PKB Dukung Anies Baswedan

Selasa, 22 November 2022 | 02:55

FIFA Ancam Cabut Hak Siar Piala Dunia 2022 untuk Thailand

Kamis, 24 November 2022 | 14:49

Jokowi Kumpulkan Relawan di GBK, Sekjen PDIP: Banyak Manipulasi

Senin, 28 November 2022 | 05:22

Satu Meja untuk Indonesia

Senin, 21 November 2022 | 13:24

Entitas PAN Umumkan Dukungan Anies Baswedan jadi Capres 2024

Rabu, 23 November 2022 | 17:48

Makin Kontroversial, Qatar Undang Zakir Naik Khotbah di Piala Dunia

Senin, 21 November 2022 | 14:17

Kepala BP2MI Minta Perang, Andi Sinulingga: Di Otaknya yang Berbeda Itu Lawan

Minggu, 27 November 2022 | 23:01

UPDATE

Tangani Korban Gempa, Polri Beri Perhatian Khusus Lansia, Ibu Hamil dan Anak-Anak

Kamis, 01 Desember 2022 | 23:56

Tutup Celah Korupsi, Ketua KPK Minta Kepala Daerah Perbaiki Sistem Tata Kelola Pemerintahan

Kamis, 01 Desember 2022 | 23:31

Orasi Ilmiah Sebagai Guru Besar Universitas Pakuan, Sufmi Dasco: Rakyatlah Pemegang Kekuasaan Tertinggi

Kamis, 01 Desember 2022 | 23:01

Ada Reuni 212 di Masjid At-Tin, Polisi Imbau Warga Cari Tempat Hiburan Lain

Kamis, 01 Desember 2022 | 22:58

Anak Desa Mamuju Tengah Deklarasikan Firli Capres di Jalan Rusak dan Berlumpur

Kamis, 01 Desember 2022 | 22:53

KPU Siap Hadapi Gugatan Empat Parpol Tak Lolos Verifikasi ke PTUN

Kamis, 01 Desember 2022 | 22:51

Proyek Food Estate Dianggap Berpotensi Mangkrak seperti Beberapa Infrastruktur

Kamis, 01 Desember 2022 | 22:01

Budi Gunawan Puji Prabowo, Nasdem: Wajar, Kan Pembantunya Jokowi

Kamis, 01 Desember 2022 | 21:42

Serahkan DIPA Rp 2,99 Triliun untuk Kemendes PDTT, Jokowi Titip Pesan Soal Ancaman Inflasi

Kamis, 01 Desember 2022 | 21:09

Firli Bahuri: Momentum Harkodia 2022 Menguatkan Partisipasi Masyarakat Berantas Korupsi

Kamis, 01 Desember 2022 | 20:50

Selengkapnya