Berita

Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Komjen (Purn) H Syafruddin memimpin Forum Komunikasi Pesantren Muadalah (FKPM) ke pusat riset keislaman Al-Azhar, Mesir/Ist

Politik

Waketum DMI Pimpin Delegasi FKPM ke Al-Azhar Mesir

SENIN, 29 NOVEMBER 2021 | 08:24 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Forum Komunikasi Pesantren Muadalah (FKPM) berkunjung ke Majma' Al-Buhust Al-Islamiyah atau pusat riset keislaman Al-Azhar, Mesir, Minggu (28/11).

Rombongan FKPM dipimpin oleh Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Komjen (Purn) H Syafruddin dan diterima langsung oleh Sekjen Majma' Buhuts al-Islamiyyah, Syaikh Prof Dr Nadzir Ayyadh.

Pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka mengajukan muadalah (penyetaraan) ijazah pesantren yang tergabung dalam FKPM dengan Al-Azhar.


"Kita berharap santri mendapat lebih banyak kesempatan untuk belajar di Al-Azhar. Kelak, para santri yang menjadi alumni Al-Azhar diharapkan menyebarkan ajaran Islam yang wastiyah di Indonesia sehingga kiprah alumni Al-Azhar bisa dirasakan oleh rakyat Indonesia," ujar Syafruddin dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/11).

Sementara itu, Sekjen FKPM yang juga pengasuh pesantren Termas KH Luqman Al-Hakim Harist Dimyati menyebut, ada sekitar 40-an pesantren dari unsur salafiyah maupun ashriyah mengajukan muadalah.

Beberapa di antaranya Tremas, Manonjaya, Al-Ikhlas Taliwang, Darusaalam Bogor, Baitul Hidayah Bandung, Al-Mizan Banten, Darul Azhar Banten, Mawaridussalam Medan, Al-Amien Madura, Al-Amanah Al-Gontory Tangerang, Darul Quran Tangerang, Al-Ishlah Bondowoso, dan lain-lain.

Sebelum ini, ada sembilan pesantren yang telah mendapatkan muadalah, di antaranya Darussalam Gontor, Darunnajah Jakarta, Tazakka Batang, Al-Ikhlas Kuningan, Amanatul Ummah Mojokerto, dan Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta.

Sekjen Syaikh Nadzir menyambut baik niat delegasi pimpinan pesantren sebagai salah satu bentuk kaderisasi dan investasi sumberdaya manusia. Ia memastikan, Al-Azhar terus berkomitmen dalam menyiapkan ulama-ulama mumpuni di masa depan.

Dalam kunjunganya ke Kairo, Syafruddun turut didampingi beberapa tokoh, yakni pimpinan Pondok Modern Gontor, Prof Dr KH Amal Fathullah Zarkasyi; pengasuh Pondok Pesantren Termas, KH Luqman Haris Haris Dimyati; dan Ustaz Dasad Latif.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya