Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang menjabat Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Fadli Zon/Net

Politik

Rico Marbun: Sikap Kritis Fadli Zon, Pertahankan Pemilih Oposisi Gerindra

SABTU, 27 NOVEMBER 2021 | 17:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Fadli Zon tunjukkan kelasnya dengan melaksanakan teguran Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, usai mengkritik Presiden Joko Widodo.

Fadli Zon, dua minggu hilang dari media sosial sebelum akhirnya muncul dan mengabarkan bahwa dirinya sedang berada di Madrid, Spanyol.

"Hadiri sidang parlemen dunia, Interparliamentary Union (IPU) ke-143 di Madrid, Spanyol," tulis Fadli Zon dikutip redaksi, Sabtu (27/11).


Dalam agenda tersebut, Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) ini menyebut tengah mendorong parlemen global untuk memperhatikan situasi kemanusiaan di Palestina.

"BKSAP ajukan resolusi soal Palestina 'Global Parliamentary Support for the Humanitarian Situation of the Palestinians'," tandasnya.

Bagi Direktur Eksekutif Median Rico Marbun, dengan kembali hadir dan menceritakan kegiatannya itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu ingin mempertontonkan bagaimana melaksanakan sebuah teguran.

"Fadli Zon melaksanakan teguran Prabowo dengan elegan. Sementara menghilang tapi alasannya tepat," kata Rico Marbun kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (27/11).

Pada sisi lain, Rico mengatakan, teguran memang tidak bisa membuat Fadli Zon diam. Hal ini, juga dibuktikan dalam cuitan saat mengkritik putusan Mahkamah Konstitusi terkait UU 11/2020 tentang Cipta Kerja (Ciptaker).

Menurutnya, dengan kembalinya Fadli Zon yang tetap kritis, akan menjadi keuntungan tersendiri bagi Partai Gerindra.

"Karena budaya kritis Fadli Zon lah yang bisa mempertahankan pemilih oposisi di Gerindra," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya