Berita

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat/RMOLJakarta

Presisi

Buntut Pengeroyokan AKBP Dermawan, Polisi akan Panggil Petinggi Pemuda Pancasila

JUMAT, 26 NOVEMBER 2021 | 19:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Buntut pengeroyokan pada perwira Polri, Polda Metro Jaya akan memanggil penanggung jawab unjuk rasa yang dilakukan organisasi masyarakat Pemuda Pancasila (PP).

Selain pengeroyokan Pamen, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya akan memanggil unjuk rasa di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis sore (25/11) berujung ricuh.

Dalam unjuk rasa tersebut, seorang perwira menengah Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Derwawan Karoseri terluka di bagian kepala akibat dianiaya pendemo.


"Penanggung jawab akan kami minta keterangan. Sekarang kami susun dahulu rencananya," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat, Kamis malam (25/11).

Bukan hanya penanggung jawab aksi, penyidik juga merencanakan memanggil pengurus Pemuda Pancasila.

Pemanggilan tersebut sekaligus menindak lanjuti temuan senjata tajam yang dibawa oleh belasan anggota Pemuda Pancasila saat berunjuk rasa.

Polisi ingin mencari data terkait apakah ada instruksi atasannya. Polisi menduga ada perintah dari atasannya untuk membawa senjata tajam saat unjuk rasa di gedung wakil rakyat itu.

"Apakah ini diperintahkan untuk membawa senjata tajam atau memang inisiatif dari masing-masing perorangan," ujar Tubagus.

Adapun senjata tajam yang diperoleh antara lain golok, pisau badik, stik golf, ketapel, serta dua butir peluru.

Sejauh ini, Polisi sudah menetapkan 15 orang yang kedapatan membawa senjata tajam sebagai tersangka. Mereka dijerat Pasal 2 Undang Undang Darurat 12/1951.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya