Berita

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Rahmad Handoyo/Net

Politik

Larangan Mudik Nataru Tak Cukup Menghalau Ledakan Covid-19 Kalau Masyarakat Masih Bandel

JUMAT, 26 NOVEMBER 2021 | 08:30 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Larangan mudik pada libur natal dan tahun baru akan berjalan baik jika dibarengi dengan kesadaran masyarakat tentang bahaya ledakan Covid-19

“Larangan mudik itu sudah baik sebagai perlindungan negara terhadap masyarakat. Tapi aturan tersebut tidak akan cukup jika tidak disertai kesadaran dan kepatuhan masyarakat untuk tidak mudik,” kata anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/11).

Politikus PDI Perjuangan ini mengingatkan ledakan Covid-19 seusai Lebaran 2021 Lalu. Kala itu, pemerintah sudah menerapkan aturan larangan mudik namun masyarakat masih nekat pulang ke kampung halaman.


"Bulan Juli lalu, ribuan orang meninggal setiap hari, rumah sakit pun nyaris lumpuh. Tentu kita tidak mau kejadian memilukan usai lebaran lalu terulang di tahun baru nanti," lanjutnya.

Lebih jauh, Rahmad mengatakan, menghalau kemungkinan masuknya gelombang ketiga tidaka kan berjalan efektif tanpa keterlibatan masyarakat.

“Artinya, kita bisa mengendalikan Covid-19 dan mengubah pandemi jadi endemi jika semua elemen bangsa, termasuk masyarakat bergerak bersama. Kita semua harus berjuang bersama," tandasnya.

Pemerintah sebelumnya mengeluarkan kebijakan melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) 62/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Coivd-19 saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Dalam Inmendagri terbaru itu, pemerintah melarang masyarakat mudik dan cuti saat libur Natal dan tahun baru.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya