Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

NACA: 150 Ribu Anak di Nigeria Idap HIV/AIDS

KAMIS, 25 NOVEMBER 2021 | 15:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sekitar 150 ribu anak di Nigeria dinyatakan mengidap AIDS yang disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV), dengan hanya 80 ribu di antaranya yang mendapatkan pengobatan rutin.

Angka tersebut dimuat dalam laporan National Agency for the Control of AIDS (NACA), seperti dikutip Anadolu Agency, Kamis (25/11).

Sementara secara keseluruhan, ada sekitar 1.629.427 orang di Nigeria yang hidup dengan HIV. Sekitar 90 persen di antaranya sudah mengetahui status HIV mereka, dan 96 persen dalam pengobatan.


Berbicara dalam sebuah upacara untuk memperingati Hari AIDS pada Rabu (24/11), Direktur Jenderal NACA Gambo Aliyu mengatakan Nigeria telah membuat kemajuan yang signifikan dalam upaya memerangi HIV/AIDS selama beberapa tahun terakhir.

Dia mengatakan, kalibrasi ulang epidemi HIV menunjukkan penurunan yang signifikan dalam prevalensi HIV dari 5,8 persen pada 2001 menjadi 1,3 persen pada 2018.

Data global sendiri menunjukkan, sekitar 38 juta orang saat ini hidup dengan HIV, sementara jutaan telah meninggal.

Aliyu menyesalkan banyaknya orang yang hidup dengan HIV atau berisiko terinfeksi HIV, masih tidak memiliki akses ke pencegahan, pengobatan dan perawatan, dan masih belum ada obat yang diketahui untuk menyembuhkan HIV.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya