Berita

Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Maruf Amin dan jajaran menteri dan kepala lembaga menggelar Ratas evaluasi PPKM di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (22/11)/Repro

Politik

Jokowi Instruksikan Menteri Kabinet Satu Frekuensi Kendalikan Pandemi Jelang Presidensi G20

SENIN, 22 NOVEMBER 2021 | 23:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengendalian pandemi Covid-19 jelang akhir tahun 2021 menjadi perhatian utama Presiden Joko Widodo. Pasalnya, Indonesia akan menjadi tuan rumah forum G20 tahun 2022 mulai Desember nanti.

Dalam Rapat Terbatas (Ratas) evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Senin sore (22/11), Jokowi kembali meminta jajarannya untuk memperkuat koordinasi untuk menjalankan kebijakan penanganan Covid-19.

"Saya minta seluruh kementerian dan lembaga frekuensinya sama dalam menghadapi Bulan Desember 2021 ini. Sekali lagi, memiliki frekuensi yang sama," ujar Jokowi dalam Ratas yang digelar di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (22/11).


Mantan Wali Kota Solo ini menekankan, seluruh menteri kabinet Indonesia maju harus mengesampingkan ego sektoral dengan mengutamakan kerja sama.

"Utamakan koordinasi sehingga kelihatan bahwa kita memiliki frekuensi yang sama," tegasnya.

Jokowi mengingatkan, kegiatan kick off untuk Sherpa Meeting di KTT G20 nanti akan dilakukan di Jakarta, dan kick off untuk Finance Track di Bali di awal Desember. Sehingga menurutnya, perlu ada pengendalian Covid-19 yang maksimal supaya dalam momen internasional tersebut Indonesia dinilai baik dalam penanganan pandemi.

"Oleh sebab itu, kemampuan kita dalam mengendalikan pandemi betul-betul diuji dan utamanya dalam menjalankan protokol kesehatan," katanya.

Lebih lanjut, mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta secara detail mekanisme pengendalian Covid-19 khusus penyelenggaraan forum G20 yang akan berlangsung hingga Oktober tahun 2022 mendatang.

"Saya minta secara detail nanti didampingi dari Satgas (COVID-19) kedatangan delegasi di bandara, di hotel dan di lingkungan hotel atau resort sampai ke venue-venue. Ini penting sekali," demikian Jokowi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya