Berita

Didampingi Puan Maharani, Megawati bertemu Prabowo Subianto di sela-sela pelantikan Andika Perkasa Panglima TNI/Repro

Politik

Kritik Pertemuan Megawati-Prabowo, PDIP: Andi Mallarangeng Harusnya Punya Nurani Baik Bukan Buat Keonaran

SENIN, 22 NOVEMBER 2021 | 21:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Politisi PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus menilai, pernyataan Andi Alfian Mallarangeng soal pertemuan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Subianto penuh prasangka.

Menurut Deddy prasangka politik Andi Mallarangeng sangat tidak etis dan bersifat kekanak-kanakan.

"Sebagai elite politik partai, Alfian Mallarangeng seharusnya bisa menjaga perkataannya agar tidak terkesan ngawur dan ngasal. Pertemuan Ibu Megawati dengan Prabowo hanyalah sebuah kebetulan belaka saat seremoni pelantikan Panglima TNI,” tegas Deddy, Senin (22/11).


Dia meminta Andi Malarangeng berpikir dan tidak berprasangka buruk terhadap kedua tokoh yang melakukan pertemuan di Istana Negara.

Kata Deddy, Andi Mallarangeng seharusnya berpikir bahwa dua tokoh itu tidak kekurangan tempat untuk bertemu, hingga menggunakan Istana untuk membahas masalah internal.

"Sebagai seorang intelektual seharusnya Alfian Mallarangeng punya imajinasi dan nurani yang baik, bukan membuat keonaran seolah-olah kedua tokoh itu memakai ruang istana untuk kepentingan partai,” tegasnya.

Deddy menyampaikan bahwa pertemuan tersebut bersifat spontan. Ia mengatakan hal itu wajar karena keduanya memanfaatkan waktu untuk sekadar saling sapa di istana negara.

Apalagi, Megawati dan Prabowo adalah tokoh nasional yang kerapa membahas kondisi politik dan kebangsaan mutakhir.

"Apalagi keduanya sama-sama intens terlibat belakangan ini dalam kaitannya dengan Universitas Pertahanan, meski hanya melalui aplikasi zoom,” tuturnya.

"Jadi saya kira wajar saja sebagai orang timur menyempatkan diri untuk bersilaturahmi saat bertemu muka. Kedua tokoh ini orang yang mengerti adab yang baik layaknya orang Timur,” tutupnya.

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Alfian Mallarangeng mengkritik pertemuan Megawati dan Prabowo yang dilakukan di Istana Negara.

Mantan Menpora itu kemudian membandingkan di era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak pernah dilakukan pertemuan politik di Istana.

Dikatakan Andi, di masa SBY pertemuan politik selalu dilakukan di kediaman pribadi SBY, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya