Berita

Panglima TNI, Andika Perkasa dan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani/Repro

Politik

Sandingkan Andika-Puan, Hensat: Andika Sejak Jadi Panglima TNI Sudah Menyita Perhatian

SENIN, 22 NOVEMBER 2021 | 11:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah tokoh alternatif muncul dalam radar lembaga survei KedaiKOPI jelang pemilihan presiden 2024 mendatang.

Salah satu yang muncul adalah nama Andika Perkasa yang belum lama ini dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Panglima TNI. Bahkan, penggagas KedaiKOPI, Hendri Satrio menyandingkan Andika dengan Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani.

Menurut Hensat, sapaan Hendri Satrio, munculnya nama Andika lantaran sejumlah ketua umum partai politik belum terlihat menonjol jelang pesta demokrasi lima tahunan itu.


“Begini, ini kan pandangan saya hari ini para ketum parpol memang belum kinclong-kinclong amat, selain Prabowo Subianto," ucap Hensat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (22/11).

Alasan lain, menyandingkan Puan dengan Andika karena Panglima TNI yang baru itu berhasil menyedot hati masyarakat. Puan, kata Hensat, membutuhkan sosok tersebut untuk menaikkan popularitas.

"Kenapa yang muncul pertama Andiika-Puan? Itu si prediksi saja, Pak Andika sejak jadi panglima namanya lumayan menyita perhatian. Kalau dia (Andika) berhasil mempertahankan popularitasnya, bukan tidak mungkin Puan mendekati dan bisa bersama dengan Andika,” tutupnya.

Dalam polling di akun media sosialnya, Hensat menyandingkan 3 pasangan calon presiden dan wakil presiden. Pertama menyandingkan Andika-Puan sebagai representasi PDIP.

Pasangan kedua adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pariwisatan dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno yang diakui merepresentasikan Golkar dan Gerindra. Golkar sendiri selain masih menginginkan Airlangga Hartarto juga kepincut dengan Ganjar.

Terakhir, Hensat menyandingkan Anies Baswedan dan Erick Thohir sebagai representasi gabungan partai lain selain PDIP, Golkar, dan Gerindra.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya