Berita

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir/Ist

Politik

Gantungkan Kepercayaan, Ini Pesan Muhammadiyah untuk Panglima TNI Andika Perkasa

SABTU, 20 NOVEMBER 2021 | 10:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Jabatan Panglima TNI merupakan posisi puncak yang sangat penting dan strategis untuk memimpin militer sebagai alat pertahanan negara serta menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Di tangan Jenderal Andika Perkasa yang telah dilantik Presiden Joko Widodo, diharapkan TNI bisa turut serta melindungi bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan berbagai gangguan.

"Kami percaya Jenderal Andika dengan pengalamannya dan keilmuan serta wawasannya yang luas mampu menjalankan amanat negara dengan baik dan sukses," ucap Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dalam keterangannya, Sabtu (20/11).


Haedar berharap, Jenderal Andika bisa membawa TNI benar-benar sebagai alat negara yang berdiri tegak di atas konstitusi, serta mengutamakan kepentingan negara dengan selurus-lurusnya.

"Tanamkan integritas seluruh anggota TNI berjiwa kenegarawanan dan kejuangan meneladani Jenderal Besar Soedirman serta menjalankan Pancasila dengan konsisten," ujarnya.

TNI, kata Haedar, harus menjadi kekuatan pemersatu bangsa dan negara. Terlebih, Muhammadiyah yang kader utamanya menjadi tokoh perang gerilya dan Panglima pertama, yaitu Jenderal Soedirman senantiasa mendukung peran TNI demi kedaulatan NKRI.

Di samping itu, PP Muhammadiyah juga menyampaikan terima kasih kepada Marsekal Hadi Tjahjanto atas kerjasamanya selama menjabat sebagai Panglima TNI yang sudah bekerja dengan baik untuk kepentingan bangsa dan negara.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya