Berita

Pertemuan Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani dan Prabowo Subianto/Dok PDIP

Politik

Pertemuan Prabowo-Mega Tidak Istimewa, Paling Mentok Rujuk di 2024

SABTU, 20 NOVEMBER 2021 | 09:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak ada hal istimewa dari pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri yang terekam di Istana Negara beberapa waktu lalu.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno meyakini pertemuan tersebut tidak jauh pada pembahasan pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Terlebih, di tengah perbincangan Megawati dan Prabowo, menyusul bergabung Ketua DPR RI, Puan Maharani yang disiapkan PDIP di Pilpres 2024.


"Tak ada spekulasi menarik dari pertemuan 3 elite selain soal kemungkinan koalisi pencapresan 2024," kata Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (20/11).

Pun juga opini publik, lanjut Adi, selama ini sudah terlanjur mengakar opini akan terbentuknya koalisi PDIP dan Gerindra.

"Keyakinan publik sudah mentok, bahwa PDIP dan Gerindra pasti bakal berkoalisi," pungkasnya.

Di sisi lain, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto yang turut menemani Megawati saat bertemu Prabowo tidak menyebut secara rinci isi pertemuan di Istana Kepresidenan, Kamis lalu (18/11).

Hasto hanya menyebut bahwa pertemuan yang ikut dihadiri Puan Maharani itu membahas politik nasional.

"Tentu saja terkait politik kebangsaan, dan berbagai dinamika politik nasional," kata Hasto.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya