Berita

Habib Rizieq Shihab/Net

Politik

Menanti Pengaruh Besar Habib Rizieq Shihab di 2024

JUMAT, 19 NOVEMBER 2021 | 11:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Habib Rizieq Shihab (HRS) masih cukup berpengaruh pada kontestasi politik di 2024 mendatang meski saat ini masih menjalani proses hukum dalam kasus tes Covid-19 RS Ummi Bogor.

HRS sendiri diperkirakan akan bebas dari penjara sebelum Pemilu 2024 karena masa hukumannya dipangkas oleh Mahkamah Agung (MA) menjadi dua tahun.

"HRS masih tetap punya pengaruh. Walaupun di penjara, pengaruhnya masih besar pada pengikut-pengikutnya. Jadi masih cukup diperhitungkan," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Jumat siang (19/11).


Menurut pengamat dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini, paling tidak HRS dan pengikutnya punya basis suara yang banyak. Meskipun FPI telah dibubarkan, tetapi orang-orangnya masih loyal terhadap HRS.

Pengaruh HRS di kancah perpolitikan Tanah Air sudah terlihat saat gelaran Pilkada DKI Jakarta 2017 silam. Saat itu, beragam survei menjagokan pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.

Namun dengan basis massa yang besar, Habib Rizieq mampu menggiring pengikutnya untuk mendukung pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno hingga terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta. Ditambah Ahok tersandung kasus hukum yang makin membuat suaranya tenggelam di Pilkada.

Ujang pun meyakini pengaruh Habib Rizieq masih kuat hingga saat ini.

"Punya cukup pengaruh. Soal seberapa besar, itu kita lihat saja nanti," ujarnya.

Ujang menilai, HRS akan jadi magnet bagi pihak-pihak yang berkepentingan di Pilpres 2024 nanti. Pasalnya, ia tokoh politik juga selain ulama yang memiliki pengikut cukup banyak.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Peristiwa Anak Bunuh Diri di NTT Coreng Citra Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:38

SPPG Purwosari Bantah Kematian Siswi SMAN 2 Kudus Akibat MBG

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:20

Perdagangan Lesu, IPC TPK Palembang Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:59

Masalah Haji yang Tak Kunjung Usai

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:42

Kilang Balongan Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Jawa Barat

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:21

Kemenhub: KPLP Garda Terdepan Ketertiban Perairan Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:59

BMM dan Masjid Istiqlal Luncurkan Program Wakaf Al-Qur’an Isyarat

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:40

Siswa SD Bunuh Diri Akibat Pemerintah Gagal Jamin Keadilan Sosial

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:13

Menguak Selisih Kerugian Negara di Kasus Tata Kelola BBM

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:59

Rencana Latihan AL Iran, China dan Rusia Banjir Dukungan Warganet RI

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:40

Selengkapnya